SportlinkNews - Pada dunia balap sepeda dikenal dua tour yang sangat ditunggu-tunggu pembalap sepeda profesional dunia yaitu Tour de France dan Giro d'Italia.
Keduanya merupakan puncak dari kegilaan balap sepeda kelas dunia yang saat ini sudah memasuki tahapan yang lebih kompetitif lengkap dengan sentuhan teknologi modern. Simak ulasannya.
Tour de France
Digelar pertama kali pada 1-18 Juli 1903 dengan bersepeda mengelilingi Prancis yang menempuh jarak 2.428 km dan terbagi dalam 6 stage (etape).
Tour de France perdana ini diikuti 144 pembalap yang mayoritas berasal dari Prancis. Sebanyak 11 diantaranya adalah pembalap dari Swiss, Belgia, Italia dan Jerman.
Pembalap Prancis Maurice Garin tampil mendominasi dengan memenangkan 3 stage dari 6 stage yang dilombakan pada edisi pertama Tour de France ini.
Baca Juga: Indonesia Tambah Satu Atlet Lolos ke Paralimpiade 2024 Paris
Pada stage pertama menempuh rute Paris-Lyon yang dimenangkan Maurice Garin. Stage 2 (Lyon-Marseille) dimenangkan Hippolyte Aucouturier yang juga memenangkan stage 3 (Marseille-Toulouse).
Stage keempat (Toulouse-Bordeaux) dikuasai pembalap Swiss Charles Laesser. Berikutnya, stage 5 (Bordeaux-Nantes) dan stage 6 (Nantes-Paris) dimenangkan Maurice Garin.
Performa Maurice Garin memang luar biasa. Maurice begitu mendominasi Tour de France sehingga pesaing terdekatnya tertinggal 2 jam 39 menit.
Sedangkan gap dengan pembalap terakhir Millocheau (peringkat ke-21) terpaut waktu 64 jam 47 menit 22 detik.
Yang luar biasanya, rekor gap waktu antara Maurice dengan pembalap terdekat sampai saat ini belum terpecahkan oleh pembalap manapun.
Hensri Desgranges dalam surat kabar L'Auto menyebutkan bahwa Tour de France diikuti oleh pembalap sepeda profesional yang tangguh dan hebat. Kecepatan rata-rata Maurice Garin mencapai 25,679 km/jam.
Artikel Terkait
Seragam Timnas Inggris Bikin Meradang Penggemar, Harganya Kelewat Mahal
Nike Perkenalkan Seragam Federasi 2024
Push Bike Kunci Awal Menuju Budaya Bersepeda