SportlinkNews - Pembalap Jepang menunjukkan ambisi mereka untuk Olimpiade Paris 2024 dengan menunjukkan kekuatan di kategori sprint dan endurance pada Tissot UCI Track Nations Cup di Hong Kong, Cina (15-17 Maret).
Alasan mereka tidak mendominasi perolehan medali babak ini adalah karena mereka terbagi dalam tim nasional dan UCI Track Team Rakuten K Dreams (RKD).
Meski begitu jika dihitung seluruh pembalap Jepang, totalnya mereka meraih sepuluh medali dalam tiga hari. Ini merupakan pencapaian yang mengesankan.
Baca Juga: Ini daftar Atlet Indonesia yang Lolos Ke Olimpiade Paris 2024
Kaiya Ota, yang berlomba dengan bendera RKD, tampil sangat mengesankan dalam event sprint. Meski begitu performa Ota belum teruji sempurna.
Pasalnya, kompetitor terkuatnya Harrie Lavreysen dari tim Belanda menderita keracunan makanan dan harus mundur dari kompetisi.
Kondisi tersebut memberikan ruang bagi Ota dan Matthew Richardson (AUS) untuk bertarung demi meraih kemenangan. Ota berhasil meraih kemenangan di nomor keirin putra dan sprint putra.
Rekan senegara Ota mendominasi disiplin endurance putri, dengan Maho Kakita dan Tsuyaka Uchino (RKD) mengklaim medali emas.
Keduanya mengungguli pembalap Selandia Baru (Bryony Botha dan Emily Shearman) dan Belanda (Marit Raaijmakers dan Lisa van Belle ).
Yumi Kajihara juga memenangkan perlombaan eliminasi putri dengan hasil yang mendebarkan melawan Anita Yvonne Stenberg (NOR), Juara Eropa UEC 2024 di omnium.
Kajihara melanjutkan kemenangan beruntunnya di omnium putri pada hari berikutnya, mendominasi perlombaan awal, eliminasi, dan poin.
Mengumpulkan medali sepanjang akhir pekan, pembalap Jepang juga tampil mengesankan dalam men’s team pursuit.
Namun Eiya Hashimoto, Naomi Kojima, Kazushige Kuboki dan Shoe Matsuda harus puas dengan medali perak.
Artikel Terkait
HAM Prancis Minta Hentikan Larangan Atlet Berhijab
Meningkatkan Kekuatan Otot Tungkai Bawah pada Atlet Wanita
Pelatih UFC Ini Kritisi Pertandingan Mike Tyson Vs Jake Paul