Ratusan Lifter Bersaing Ketat di Piala Dunia Angkat Besi di Phuket

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Senin, 1 April 2024 | 20:05 WIB
Li Dayin lifter dari Cina (Giorgio Scala/Deepbluemedia)
Li Dayin lifter dari Cina (Giorgio Scala/Deepbluemedia)

SportlinkNews - Kota Phuket di Thailand akan menjadi saksi perhelatan akbar di cabor Piala Dunia angkat besi.

Sejak 31 Maret hingga 11 April nanti ratusan atlet angkat besi akan mempertontonkan kemampuannya.

Event Piala Dunia Angkat Besi ini juga menjadi ajang kualifikasi untuk Olimpiade Paris Juli-Agustus nanti.

Baca Juga: Proliga 2024 Sudah di Depan Mata, 9 Kota akan Jadi Tuan Rumah

Ratusan atlet angkat besi dari seluruh dunia akan tampil habis-habisan di Thailand selama dua minggu ke depan saat mereka melakukan upaya terakhir untuk lolos ke Olimpiade Paris 2024.

Banyak yang menyebutkan Piala Dunia angkat besi ini akan menjadi persaingan yang brutal dan pol-polan agar bisa lolos ke Olimpiade sekaligus mengukuhkan dirinya sebagai yang terbaik dicabor ini.

Cina memutuskan untuk tidak mengirim tim ke Kejuaraan Asia di Uzbekistan pada bulan Februari lalu, dan lebih memilih untuk fokus pada Piala Dunia kali ini.

Pertarungan juara Olimpiade dua kali Shi Zhiyong melawan Rahmat Erwin, pemegang rekor dunia dari Indonesia, di kelas 73kg akan menjadi salah satu yang menarik.

Rahmat Erwin pada Olimpiade 2020 di Tokyo, lifter 23 tahun itu mampu menyabet medali perunggu.

Selain itu, Rahmat juga diharapkan bisa mempertahankan rekor angkatan snatch maupun clean and jerk yang diukir pada Kejuaraan Angkat Besi Asia 2024.

Dalam ajang yang berlangsung di Uzbekistan itu, Rahmat menyapu tiga medali emas kelas 73 Kg berkat angkatan snatch 159 kg, clean and jerk 204 kg, dan total 363 kg.

Sementara persaingan Li Dayin dari Cina dan Karlos Nasar dari Bulgaria terpisah 1kg di peringkat teratas kelas 89kg juga tidak kalah menariknya.

Kehadiran Keydomar Vallenilla dari Venezuela, Yeison Lopez dari Kolombia, Mir Mostafa dari Iran dan Nino Pizzolato dari Italia menambah daya tarik kompetisi ini.

Atau mungkin di Grup A 102kg. Juara Olimpiade kelas 96kg Meso Hassona menghadapi Liu Huanhua dari Tiongkok, pemegang rekor dunia.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: iwf.sport

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pacar Haaland Kejutkan Penggemar

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:43 WIB

Penampakan Pembawa Keberuntungan Timnas Inggris

Minggu, 12 Juli 2026 | 07:17 WIB

Prancis yang Menang, London Bergejolak

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:19 WIB
X