Honda sangat terkesan dengan rencana Stroll untuk Aston Martin, Watanabe menunjuk pada fasilitas canggih di Silverstone sebagai penanda utama betapa seriusnya pengusaha asal Kanada itu dalam mewujudkan tujuan mulianya.
Baca Juga: Prestasi F1 Jeblok, Renault Pertimbangkan Menjual Alpine
“Setelah kami mendaftar sebagai pemasok unit tenaga tahun 2026, beberapa tim lain menghubungi kami karena tertarik bekerja sama dengan Honda. Kemudian kami berbicara dengan pihak-pihak tersebut dan mengambil keputusan,” jelasnya.
“Honda sangat terkesan dengan semangat kuat Mr Stroll dan kepemimpinannya yang kuat untuk memperjuangkan kejuaraan dunia pada tahun 2026."
“Mereka menginvestasikan banyak uang untuk mendirikan pabrik di Silverstone. Kami mengunjungi mereka untuk melihat pabrik yang sedang dibangun."
Baca Juga: Charles Leclerc Tampil dengan Desain Helm Khusus di F1 GP Jepang, Hormati Mendiang Jules Bianchi
“Beberapa kali kami melakukan pertemuan dengan Martin Whitmarsh dan Mike Krack, tim manajemen."
"Mereka sangat terbuka dan seluruh tim bekerja ke arah yang sama, itu satu tim yang bersatu. Itu gambaran yang sangat bagus untuk kami."
“Pada saat yang sama, mereka juga menganggap Honda adalah mitra yang baik bagi mereka untuk menjadi juara dunia."
Baca Juga: Lewis Hamilton: Balap F1 Digelar Bersama MotoGP akan Sangat Epik
“Kami telah membentuk tim kerja teknis dan juga rapat komite pengarah untuk membahas beberapa masalah penting yang mungkin bisa kami tingkatkan," papar Watanabe.
Juara dunia dua kali Fernando Alonso juga mengumumkan bahwa dia akan tetap bersama skuad Aston Martin hingga tahun 2026.
Fernando Alonso mengatakan bahwa dia juga yakin dengan prospek kerja sama Aston-Honda.
Artikel Terkait
Piala Asia U-23 2024: Dapat Kartu Merah dari Wasit Kontroversial, Ivar Jenner Langsung Bikin Story yang Bikin Kaget
Story Justin Hubner Sindir Qatar di Piala Asia U-23 2024: Selamat Kalian Sudah Juara!
Exco PSSI Ikut Ramaikan Protes ke Wasit Nasrullo Kabirov di Piala Asia U-23 2024
Kesalnya Shin Tae-yong dengan Kinerja Wasit Piala Asia U-23 2024: Kalau di Indonesia Sudah Dianggap Lelucon