SportlinkNews - Teknologi ramah lingkungan sebentar lagi bakal merambah ke dunia motorsport dengan hadirnya kendaraan hidrogen dalam balap ketahanan Le Mans 24 Hours.
Hal tersebut diyakini oleh Automobile Club de l’Ouest (ACO) selaku organizer balap Le Mans 24 Hours.
Berbagai pabrikan akan bersaing untuk meraih kemenangan di Le Mans 24 Hours dengan prototipe berbahan bakar hidrogen pada akhir dekade ini.
Baca Juga: Hadapi WEC dan Le Mans, Peugeot Luncurkan 9X8 Hypercar 2024 dengan Banyak Pembaruan
Penyelenggara lomba yakin bahwa akan ada penerapan signifikan terhadap peraturan yang diberlakukan untuk bahan bakar netral karbon.
Menurut Presiden Automobile Club de l’Ouest, Pierre Fillon, setidaknya akan ada satu prototipe hidrogen di grid untuk putaran utama Kejuaraan Ketahanan Dunia pada tahun 2028.
Selanjutnya, akan ada dua atau tiga mobil atau mungkin lebih. “Kami telah mengerjakan hidrogen sejak 2018 dan minat dari pabrikan sangatlah nyata,” kata Fillon.
Baca Juga: Mantan Juara Dunia F1 Sebastian Vettel Uji Coba Porsche untuk Le Mans 24H
Rencana awal untuk mengintegrasikan mesin hidrogen ke dalam kelas Hypercar diharapkan akan diperkenalkan tahun ini.
Fillon membenarkan bahwa peraturan tersebut akan berlaku pada tahun 2027, namun ia mengakui bahwa prototipe yang menggunakan bahan bakar alternatif hampir pasti baru akan tiba pada tahun 2028.
Toyota kemungkinan besar akan menjadi pabrikan pertama yang datang untuk mengikuti kontes Le Mans.
Baca Juga: Lewis Hamilton: Balap F1 Digelar Bersama MotoGP akan Sangat Epik
Toyota membawa mobil bertenaga mesin pembakaran internal berbahan bakar hidrogen GR HY Concept yang diperkenalkan tahun lalu.
Sementara Alpine sedang mengevaluasi teknologi yang sama untuk diterapkan di jalan raya dan trek balap dengan meluncurkan Alpenglow Hy4.
Artikel Terkait
Malaysia Diminta Tiru Timnas Indonesia di ASEAN Cup 2024, Tantangan Kim Pan-gon Makin Berat
Grand Prix Monaco: Sirkuit Jalanan yang Penuh Tantangan untuk Ditaklukan Pembalap F1
Hadapi Grand Prix Monaco, Pirelli Siapkan Ban Sesuai Kondisi Trek Jalanan
Apakah Benar Nasi Putih Tidak Boleh Dikonsumsi Saat Membangun Otot? Ini Jawabannya