Mobil tersebut mendapat julukan sebagai “lab bergulir” pada putaran Spa WEC akhir pekan lalu.
Saat ini memang tidak ada pabrikan yang menetapkan jadwal kedatangannya di Le Mans dengan membawa mobil hidrogen. Ini disebabkan belum ada peraturan yang berlaku.
Direktur Toyota Gazoo Racing Europe Rob Leupen menyatakan bahwa menyiapkan mobil untuk tahun 2027 akan menjadi sangat menantang.
Baca Juga: Serunya MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans Ukir Sejarah Baru Motorsport Dunia
Alpine belum berkomitmen pada program balap hidrogen, tetapi bos Motorsport Marque Bruno Famin mengisyaratkan bahwa mereka siap berkompetisi pada tahun 2027.
“Kami berharap itu bisa terjadi pada tahun 2027, tapi tidak masalah apakah itu tahun 26, 27, atau 28,” katanya.
“Yang penting ACO yang didukung FIA benar-benar mendorong teknologi hidrogen di Le Mans, dan kami sangat senang dengan hal itu,” ujar Bruno.
Artikel Terkait
Malaysia Diminta Tiru Timnas Indonesia di ASEAN Cup 2024, Tantangan Kim Pan-gon Makin Berat
Grand Prix Monaco: Sirkuit Jalanan yang Penuh Tantangan untuk Ditaklukan Pembalap F1
Hadapi Grand Prix Monaco, Pirelli Siapkan Ban Sesuai Kondisi Trek Jalanan
Apakah Benar Nasi Putih Tidak Boleh Dikonsumsi Saat Membangun Otot? Ini Jawabannya