Pogacar memuji rekan satu timnya karena mereka mampu mengendalikan balapan seperti strategi yang mereka rencanakan.
“Sekarang saya dapat memastikan bahwa Bonette adalah pendakian yang sangat menakutkan,” kata Pogacar.
“Saya sangat senang karena saya memiliki kaki yang bagus hari ini. Kami di sini berlatih selama sebulan penuh antara Giro dan Tour."
Baca Juga: Jangan Anggap Sepele, Posisi Sadel Sepeda yang Salah Bisa Berakibat Fatal!
"Kami sudah berbicara di kamp pelatihan, bagaimana kami ingin balapan hari ini, dan kami melakukannya persis seperti yang kami katakan, hingga saya menyerang. Itu benar-benar 100% sempurna,” ujarnya.
“Kami menetapkan kecepatan yang baik di Bonette. Kami pikir mungkin Jonas akan mencobanya di sana."
"Tapi kemudian ketika kami melihat mereka melaju super cepat di depan, kami menyadari tujuan utama mereka hari ini adalah naik panggung. Tapi saya mengambilnya.”
Pogacar terlhat selalu agresif selama Tour tetapi pada etape 20 Pogacar menyatakan tidak akan tampil menyerang seperti sebelumnya.
Artikel Terkait
Tim Balap Sepeda Jepang Gunakan Sepeda Baru Seharga Rp1,75 Miliar Demi Emas Olimpiade Paris
McLaren Rilis Sepeda Gunung Listrik Paling Kuat di Dunia dengan Teknologi Motorsportnya
Jersey Sepeda Unik Rancangan GRVL dengan Desain Grafis ala Telik Sandi
Tim Balap Sepeda Amerika Bidik 10 Medali Emas Olimpiade Paris 2024