Pada tahap ini para peserta harus mematikan mesin mereka segera setelah matahari terbenam dan menghabiskan malam di tempat istirahat sederhana yang didirikan di tengah gurun Saudi.
Tantangan luar biasa ini akan kembali pada tahun 2025 dengan penekanan yang lebih besar pada karakteristik yang membedakannya: jarak tempuh yang lebih jauh (958 km untuk balapan FIM dan 917 km untuk balapan FIA).
Menambah seru balapan, paruh kedua reli berisi sebagian besar balapan spesial yang diadakan di jalur terpisah untuk kategori sepeda motor dan mobil.
Baca Juga: Subaru Indonesia dan Max Motorsport Gelar One Make Race Subaru BRZ Super Series di Mandalika
Para pereli juga akan menghadapi lintasan berpasir selama beberapa hari terakhir balapan di Empty Quarter, terutama di tahap kesebelas dan kedua terakhir.
Artikel Terkait
Usai Menang di Reli Dakar, Audi Hadapi Sanksi Denda Rp12,7 Miliar
Jaket Motor Keren dengan Perlindungan Airbag, Lolos Uji Reli Terganas di Dunia
Ragnar Oratmangoen Ungkap Pengalaman Mengejutkan dengan Suporter Timnas Indonesia
Hasil Persib vs Port FC: Gol David da Silva Selamatkan Maung Bandung dari Kekalahan