Sportlinknews - Vanya Bukirich bertransformasi menjadi outside hitter. Ia memamerkan kekuatannya yang luar biasa hingga mendapat julukan 'jenius bola voli'.
Lahir pada tahun 1999, Bukirich adalah penyerang dengan tinggi 198 cm yang menjalani musim keduanya di V-League. Tahun lalu, ia bermain sebagai penyerang lawan dalam seragam Korea Expressway Corporation.
Tahun ini, ia dinominasikan oleh pelatih kepala dan bermain sebagai outside hitter. Ia memamerkan kekuatan serangannya yang dahsyat dengan membentuk duo bersama pemain kuota Asia, Megawati Hangestri Pratiwi dari Indonesia.
Baca Juga: Dominasi Pink Spiders Berakhir, Megawati Tentukan Kemenangan Red Sparks
Bukirich bermain dalam 15 pertandingan dan 60 set musim ini, mencetak 343 poin. Saat ini ia berada di peringkat ke-3 dalam perolehan skor, ke-4 dalam serangan, dan ke-4 dalam servis.
Tidak hanya itu. Ia juga berpartisipasi dalam penerimaan sebagai outside hitter, dan berada di peringkat ke-7 dalam penerimaan.
Musim ini, persentase serangan timnya adalah 33,55%, dan efisiensi serangannya adalah 26,51%. Persentase penerimaan dan efisiensinya cukup baik, masing-masing sebesar 25,33% dan 34,31%.
Baca Juga: Valentina Diouf ke Indonesia, Jakarta Elektrik PLN Dapatkan Spiker Berkelas Dunia
Ada sedikit keraguan di awal musim, tetapi seluruh tim Red Sparks bersatu kembali di saat krisis. Bukiric juga memamerkan keterampilannya di lapangan dan memberi semangat kepada tim.
Pelatih Red Sparks Ko Hee jin juga berkata, “Ia memiliki bakat yang luar biasa. Saya telah bermain bola voli selama 35 tahun, dan sulit bagi pemain setinggi ini untuk menemukan bakat bertahannya di usia yang sangat muda."
Seorang blocker tengah dapat menjadi blocker lawan, dan seorang lawan dapat menjadi blocker tengah. Fakta bahwa ia dapat menjadi outside hitter menunjukkan bahwa ia memiliki bakat. Tim nasional Serbia harus berterima kasih kepadanya.
Baca Juga: Carles Puyol Minta Lamine Yamal Tak Dibandingkan dengan Lionel Messi
Dua senjata Red Sparks mengancam. Pelatih Ko juga berkata, “Jika ia bermain dengan Mega, pemblokir lawan dapat dibubarkan. Bukiric juga semakin percaya diri saat ia bermain, dan taktik pemblokiran yang diinginkan dapat terwujud berkat Bukiric. Ia adalah sosok yang berharga.
Red Sparks yang kembali bertemu Pink Spiders dengan susunan pemain lengkap pada Selasa (17/12), menang 3-1 dan melanjutkan lima kemenangan beruntun mereka.
Artikel Terkait
Hasil Liga 1: Dua Gol PSS Sleman Tundukkan PSIS Semarang
Ada Zat yang Sama Antara Mykhailo Mudryk dan Maria Sharapova
Juventus 4-0 Cagliari: Bianconeri Tampil Memukau
Beppe Marotta: Atalanta Kelinci, Inter Pemburu dalam Perburuan Scudetto
Tinggalkan Manchester United, Rashford Menguntungkan Barcelona