ragam

Bagaimana Atlet Muslim Tetap Berlatih saat Berpuasa di Bulan Ramadan

Rabu, 26 Februari 2025 | 23:15 WIB
Rahimi ingat berlatih hingga larut malam bersama pelatihnya untuk mengganti latihannya yang lebih ringan saat berpuasa. (abc.net.au)

"Itu benar-benar sangat sulit karena saya harus fokus pada pemotongan berat badan dan pada saat yang sama, fokus untuk mendapatkan hasil terbaik dari latihan saya untuk mempersiapkan kejuaraan dunia di Turki," katanya.

Ia akan bangun pukul 3 pagi sebelum sahur untuk melakukan latihan kardio, lalu berlatih dengan intensitas yang lebih rendah di siang hari, lalu kembali ke pusat kebugaran sekitar pukul 8 malam setelah ia berhasil cepat.

Baca Juga: MotoGP Thailand 2025 Siap Digelar, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia Sama-sama Pernah Menang di Sirkuit Chang

Dan dengan begitu banyak hal yang dipertaruhkan, Rahimi mengatakan penting baginya untuk tetap kompetitif dalam latihannya, bahkan saat berpuasa.

"Anda berlatih dengan sekelompok atlet yang semuanya akan berlaga di Olimpiade," katanya.

Rahimi dan Rajab mengatakan Ramadan bukan hanya tentang tidak makan siang, tetapi juga waktu bagi mereka untuk lebih dekat dengan Tuhan.

Baca Juga: LALIGA dan Indonesia Bersatu Lawan Pembajakan Audiovisual dengan AI dan Big Data

"Puasa bukan hanya tentang menahan rasa lapar dan haus selama matahari terbit, tetapi kita berpuasa untuk mengingatkan diri kita sendiri bahwa [bagi] orang yang membutuhkan, ini tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan apa yang dialami orang lain," kata Rajab.

Halaman:

Tags

Terkini

Pacar Haaland Kejutkan Penggemar

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:43 WIB

Penampakan Pembawa Keberuntungan Timnas Inggris

Minggu, 12 Juli 2026 | 07:17 WIB

Prancis yang Menang, London Bergejolak

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:19 WIB