ragam

Indonesia Pasang Target Realistis di ASEAN Para Games 2025, Erick Thohir Tetap Optimistis 82 Emas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:40 WIB
Menpora Erick Thohir mengukuhkan dan melepas Tim Indonesia yang akan berlaga di ASEAN Para Games 2025 Thailand, 20-26 Januari mendatang. (KEMENPORA)

SportlinkNews - Optimisme tinggi mengiringi pelepasan Kontingen Indonesia menuju ASEAN Para Games 2025 Thailand. 

Bertempat di Balai Kota Surakarta, Sabtu, 10 Januari 2026, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Erick Thohir secara resmi mengukuhkan kontingen Indonesia.

Sebanyak 290 atlet dilepas untuk membawa nama Merah Putih pada ajang olahraga disabilitas terbesar se-Asia Tenggara tersebut.

Baca Juga: Tersingkir di Semifinal Malaysia Open 2026, Jonatan Christie Tetap Bersyukur

Didampingi Wamenpora Taufik Hidayat serta Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Surono, Menpora Erick menegaskan bahwa Indonesia datang dengan modal kepercayaan diri tinggi.

Mengingat dalam tiga edisi terakhir selalu keluar sebagai juara umum. Namun, tantangan di Thailand ini dinilai tidak ringan. 

Tantangan terberat, dilihat Erick datang dari Vietnam dan Malaysia. Namun ia meminta para atlet tidak gentar dan tetap fokus pada performa terbaik.

Baca Juga: Semenyo Gabung Manchester City, Arsenal Wajib Waspada

"Walaupun tantangannya besar dari tuan rumah, atau dari Vietnam, pasti kalian akan meraih sebaik-baiknya," tutur Erick.

"Apakah ranking tiga atau ranking dua, kita harus memberikan yang terbaik, kita coba dahulu. Jangan ketika melihat tuan rumah atau Vietnam, atau negara yang lain kita langsung gentar," tukasnya kemudian. 

Rekam jejak kontingen Indonesia di ajang multievent disabilitas antarnegara Asia Tenggara ini memang cukup diakui. Bahkan, pada tiga edisi terakhir, Indonesia selalu berhasil keluar sebagai juara umum.

Baca Juga: Hasil Super League: Gali Freitas Cetak Dua Gol, Persebaya Tekuk Malut Unied

"Karena itu, saya yakin dengan jerih payah, dengan latihan keseharian yang kalian serius lakukan, kita bisa," imbuhnya. 

Berdasarkan hasil evaluasi, dari total 290 atlet yang akan berlaga di 18 cabang olahraga (cabor) pada ajang yang berlangsung pada 20-26 Januari 2026 ini, target paling realistis yang ditetapkan adalah finis di posisi tiga besar.

Dengan sasaran perolehan 82 medali emas, 77 perak, dan 77 perunggu.

Baca Juga: Semenyo Gabung Manchester City, Arsenal Wajib Waspada

"Insya Allah, mudah-mudahan target meraih 82 medali emas di ASEAN Para Games 2025 ini bisa tercapai. Kalau tercapai bisa menempati posisi dua teratas," tambah Erick.

Sementara itu, Ketua Umum National Paralympic Committee Indonesia (NPC Indonesia), Senny Marbun, juga menggelorakan optimisme yang besar menjelang ASEAN Para Games 2025 ini.

Dia berjanji para atlet akan memberikan yang terbaik untuk mengharumkan nama bangsa dan negara di kancah internasional.

Baca Juga: Borneo FC Memang Layak Dikalahkan Persita

"Kita akan berjuang secara maksimal. Yang terpenting, kami akan bertanding untuk bangsa dan negara. Kami berharap bisa mendapatkan dukungan dari masyarakat agar bisa maksimal memperjuangkan bendera Merah Putih di Thailand," ungkap Senny.

Pada ASEAN Para Games 2025 ini, sejumlah cabang olahraga diharapkan bisa menjadi tumpuan medali Tim Indonesia, salah satunya cabang para atletik. Cabor ini ditargetkan bisa membawa pulang 25 medali emas, 30 perak, dan 23 perunggu.

Kemudian, cabor lain yang diharapkan menjadi penyumbang medali terbanyak kedua yakni catur. Cabor ini ditargetkan bisa membawa pulang 12 emas, enam perak, dan empat perunggu.

Baca Juga: Indonesia Bersiap Gelar Kejuaraan Asia Mini Football 2026 Berkonsep Sport Tourism

Sementara para tenis meja dibebani perolehan 11 emas, enam perak, dan 10 perunggu.

Untuk para angkat berat, NPC mentargetkan untuk bisa mendulang delapan emas, enam perak, dan satu perunggu. Sedangkan para renang, sesuai perhitungan akan dapat merebut delapan emas, enam perak, serta empat perunggu.

Bonus

Sementara itu, terkait bonus ASEAN Para Games, Erick memastikan pihaknya telah mengajukan usulan dan masih menunggu keputusan Presiden.

Halaman:

Tags

Terkini