SportlinkNews - Mantan bintang sepak bola Inggris, Raheem Sterling, ditangkap karena dicurigai mengemudi di bawah pengaruh narkoba setelah menabrakkan Lamborghini-nya.
Polisi menghentikan pemain berusia 31 tahun itu di jalan tol M3 di Hampshire pukul 9 pagi pada hari Kamis kemarin.
Sterling, yang saat ini bermain untuk klub Belanda Feyenoord, dibebaskan dengan jaminan sambil menunggu penyelidikan.
Baca Juga: Model Playboy yang Pernah Pacaran dengan Raheem Sterling Meninggal
Mantan bintang Liga Premier itu ditangkap karena dicurigai mengemudi di bawah pengaruh narkoba setelah menabrakkan Lamborghini-nya ke pembatas jalan tol.
Mantan pemain sayap Inggris, Liverpool, dan Manchester City, 31 tahun, sedang berkendara di jalan tol M3 pada Kamis pagi ketika tabrakan terjadi.
Polisi menghentikannya di jalur selatan di Hampshire sekitar pukul 9 pagi dan menangkapnya.
Baca Juga: Alwi Farhan Terhenti di Semifinal Singapore Open 2026, Akui Sulit Hadapi Tekanan Alex Lanier
Sterling, yang dilepas oleh Chelsea pada Januari sebelum bergabung dengan klub Belanda Feyenoord, sedang mengalami kesulitan, kata sumber yang dekat dengan sang bintang.
Ia diduga mengemudikan kendaraan dalam keadaan tidak layak karena pengaruh narkoba, mengemudi secara berbahaya, memiliki narkoba Kelas C, dan menolak memberikan sampel.
Ia dibebaskan dengan jaminan sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga: Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026
Narkoba Kelas C meliputi obat penenang seperti valium, ditambah steroid, gas tertawa, dan GHB.
Kepolisian Hampshire mengatakan tadi malam: “Tepat sebelum pukul 9 pagi pada hari Kamis, kami menerima laporan bahwa sebuah Lamborghini bertabrakan dengan pembatas jalan di M3 arah selatan, dekat persimpangan Minley.