SportlinkNews - Akhirnya Charles Leclerc mengklaim kemenangan pertamanya di sirkuit jalanan Monaco, setelah mengungguli pembalap McLaren Oscar Piastri dengan gap 7,1 detik.
Meski unggul, Leclerc sendiri bukan tanpa tekanan. Selama hampir 76 lap berjalan Piastri terus memberikan tekanan yang membuat Leclerc terus waspada.
Pada tahap akhir, Leclerc kemudian memperlebar jaraknya dengan Piastri. “Tidak ada kata-kata yang bisa menjelaskan hal itu,” kata Leclerc usai balapan.
Baca Juga: F1 GP Monaco: Charles Leclerc Rebut Pole, Verstappen Gagal Melewati Rekor Ayrton Senna
“Ini balapan yang sulit, saya pikir fakta bahwa saya sudah dua kali start dari posisi terdepan dan saya tidak bisa mencapainya membuat balapan menjadi lebih baik."
“Itu adalah balapan yang sulit secara emosional, karena sudah 15 lap dari akhir Anda berharap tidak terjadi apa-apa."
"Awalnya, kami memiliki margin yang cukup besar namun masih ada 78 lap yang harus diselesaikan," katanya.
Baca Juga: FIA Terapkan Peraturan Baru di Antrean Pitlane F1 Demi Menghindari Masalah
Drama tabrakan juga mewarnai GP Monaco kali ini. Saat Kevin Magnussen berusaha menekan mobil Haas-nya ke bagian dalam mobil Sergio Perez di Beau Rivage.
Keduanya melakukan kontak. Mobil Perez mengalami kerusakan parah saat ia terguling ke dinding.
Kerusakan parah pada pembatas menyebabkan penundaan lomba selama 40 menit. Tapi rupanya itu bukan satu-satunya bentrokan di lap pembuka.
Carlos Sainz juga mengalami insiden di bagian kiri depan mobilnya saat memasuki Tikungan 1 ketika mencoba melewati Oscar Piastri untuk posisi kedua.
Carlos terpaksa menepi tepat di depan Casino Square. Pembalap Spanyol itu mendapat penangguhan hukuman ketika dia kembali ke slot grid ketiga saat restart.