6 Cedera yang Bisa Muncul Akibat Berlari Berlebihan, Awas Jangan Sampai Kena

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Sabtu, 25 Mei 2024 | 20:45 WIB
Ada enam cedera yang bisa terjadi apabila berlari secara berlebihan. Berikut ini penjelasan singkatnya agar terhindar dari masalah itu. (Pexels.com/Zakaria Boumliha)
Ada enam cedera yang bisa terjadi apabila berlari secara berlebihan. Berikut ini penjelasan singkatnya agar terhindar dari masalah itu. (Pexels.com/Zakaria Boumliha)

SportlinkNews - Berlari adalah salah satu olahraga yang digemari banyak orang karena mudah dilakukan dan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Namun, berlari secara berlebihan tanpa memperhatikan teknik yang benar dan istirahat yang cukup dapat menimbulkan berbagai cedera.

Apa saja cedera yang bisa muncul akibat berlari berlebihan? Simak penjelasannya berikut ini.

Baca Juga: Bermain Alot, Duet Rinov/Pitha Tumbangkan Ganda Denmark dengan Rubber Set

1. Cedera Lutut Pelari (Runner's Knee)

Cedera lutut pelari, atau dalam istilah medis disebut patellofemoral pain syndrome, adalah salah satu cedera paling umum yang dialami oleh pelari.

Cedera ini ditandai dengan rasa nyeri di sekitar tempurung lutut yang semakin parah saat berlari, naik turun tangga, atau duduk dalam waktu lama.

Cedera ini sering disebabkan oleh tekanan berlebih pada tempurung lutut akibat teknik berlari yang salah atau otot paha yang lemah.

Baca Juga: Oleksandr Usyk Menghindari Pencabutan Gelar Juara, Tyson Fury Aktifkan Pertandingan Ulang

2. Shin Splints

Shin splints adalah rasa nyeri yang muncul di bagian depan tulang kering (tibia).

Cedera ini biasanya terjadi akibat berlari di permukaan yang keras atau meningkatkan intensitas latihan terlalu cepat.

Shin splints bisa dicegah dengan mengenakan sepatu lari yang tepat, melakukan pemanasan yang cukup, dan meningkatkan intensitas latihan secara bertahap.

Baca Juga: Satria Muda Pertamina Mulai Panas, Akhiri Rekor Dua Kali Kekalahan Berturut-turut

3. Plantar Fasciitis

Plantar fasciitis adalah peradangan pada plantar fascia, jaringan tebal yang menghubungkan tumit dengan jari-jari kaki.

Cedera ini menyebabkan rasa nyeri yang tajam di tumit, terutama saat bangun tidur atau setelah berdiri lama.

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: Berbagai Sumber

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Otot Jeram Setelah Olahraga? Begini Penjelasan Medisnya

Minggu, 21 September 2025 | 22:56 WIB
X