SportlinkNews - Tadej Pogacar dan skuad UAE Team Emirates menegaskan dominasi mereka di Tour de France 2024 dengan satu lagi kemenangan di etape 19 yang menempuh rute Embrun-ISOLA 2000 sejauh 144,6km.
Di etape ini terjadi persaingan sengit antara Pogacar dengan Matteo Jorgenson (Visma-Lease a Bike) yang finis di posisi kedua. Pogacar melewati Jorgenson dalam pendakian ke Isola 2000.
Pogacar membungkuk saat ia memenangkan etape 19, dengan Jorgenson tertinggal 20 detik. Sedangkan Adam Yates (Jayco-AlUla) berada pada 40 detik, serta Evenepoel dan Vingegaard finis dengan gap 1:42.
Baca Juga: Jay Idzes Kaget dengan Antusiasme Suporter Timnas Indonesia, dari Cegil hingga Hadiah Mewah
Dengan kemenangan ini Pogacar semakin kuat berada di klasemen pembalap dan memimpin atas kompetitor terdekatnya, Vingegaard dengan gap 5:03.
Sedangkan dengan Evenepoel 7:01. Joao Almeida (Tim UEA Emirates) berada di urutan keempat dnegan gap 15:07.
Sementara Jorgenson yang kecewa lantaran gagal memenangkan etape, namun berada di posisi kedua di etape 19 membuatnya naik ke posisi kesembilan secara keseluruhan dengan gap 22:43.
Vingegaard memeluk istrinya dan menitikkan air mata setelah garis finis. Banyak yang memperkirakan dia akan melancarkan serangan tetapi dia tidak mampu melakukannya.
Pogacar mendominasi Tour de France tahun ini dan mengangkat empat jari ketika melewati garis finis untuk menunjukkan empat kemenangan etapenya (etape 4, 14, 15, 19).
“Tour ini sangat luar biasa dengan kemenangan. Tahun ini, dengan empat etape, dibandingkan tahun lalu yang saya adakan dua etape," ujar Pogacar.
Baca Juga: Tour de France 2024: Kemenangan Tadej Pogacar di Depan Mata, Vingegaard Terus Menempel Ketat
"Sekarang rata-ratanya adalah tiga kemenangan etape per Tour. Ini sangat gila dan saya sangat bangga dan bahagia,” ungkapnya.
Pogacar menunjukkan ketidaksukaannya saat harus mendaki di Cime de la Bonette, tapi itu hanya drama yang dimainkan Pogacar bersama timnya.