Aspek psikologis ini menjadi perhatian khusus bagi juru taktik anyar, John Herdman, dalam membangun fondasi skuad yang tangguh. Pendekatan modern diterapkan demi mengikis beban mental sejarah masa lalu yang kerap membayangi pemain.
Baca Juga: Resmi Berpisah, Jan Olde Akhiri Empat Musim Bersama Dewa United
"Di awal, coach John mengolaborasi, menyeimbangkan antara kekuatan mental, antara kekuatan fisik, dan skill. Ini semua dikolaborasikan, diseimbangkan untuk bisa tercapainya satu kekuatan yang memang dahsyat," tuturnya.
Formula komprehensif tersebut diharapkan mampu menjadi solusi konkret atas kelemahan mendasar yang selama ini menghambat langkah Garuda. Akumulasi dari pembenahan menyeluruh ini ditargetkan mampu memutus paceklik gelar juara Indonesia di Asia Tenggara.
"Jadi kalau ditanya evaluasinya kenapa tak pernah juara? Memang evaluasinya banyak. Dari evaluasi yang cukup panjang itu nanti kami gabung jadi satu, kami jadikan suatu kekuatan yang bisa memenangkan suatu peperangan," paparnya.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Komisi X DPR RI Setujui Naturalisasi Mitchell Lee Baker dan Luke Vickery untuk Timnas Indonesia
Sambut ASEAN Hyundai Cup 2026, PSSI Pers Gelar Diskusi Target Gelar Pertama Timnas Indonesia
Demi Kejar Gelar ASEAN Championship 2026, Timnas Indonesia Jalani TC Panjang di Bali
Vietnam Jadi Ujian Terberat Timnas Indonesia di Grup A ASEAN Championship 2026