Sejak awal pertandingan, Chou tampil agresif dengan terus mengambil inisiatif serangan. Alwi kesulitan mengimbangi tekanan yang diberikan lawannya hingga akhirnya harus kehilangan gim pertama.
Situasi tidak banyak berubah pada gim kedua. Chou tetap mampu mengontrol jalannya pertandingan dengan permainan menyerang dan memanfaatkan kondisi lapangan yang cukup dipengaruhi arah angin.
Alwi mengakui dirinya kesulitan keluar dari tekanan yang diberikan Chou sepanjang pertandingan. Tenaga dan agresivitas pemain Chinese Taipei tersebut membuatnya lebih banyak berada dalam posisi bertahan.
Baca Juga: Tottenham Hotspur Datangkan Savinho dari Manchester City, Gelontorkan Dana Transfer Rp1,8 Triliun
"Memang tidak gampang mengatasi lawan. Dari awal Chou memang aktif banget untuk mencari serangan dan saya beberapa kali serba salah juga," kata Alwi.
Kondisi angin di arena juga menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi. Alwi menilai Chou mampu memanfaatkan situasi tersebut dengan lebih baik, terutama karena memiliki tenaga besar untuk tetap menjaga kualitas serangannya.
"Dengan kondisi lapangan yang menang kalah anginnya terasa, dia yang punya tenaga besar benar-benar memegang kendali. Saya sudah mencoba, tetapi memang belum," ungkapnya.
Baca Juga: Kejuaraan Dunia 2026: Febriana/Meilysa dan Rachel/Febi Terhenti, Ganda Putri Indonesia Habis
Meski kecewa karena hasil yang didapat tidak sesuai target, Alwi tetap mensyukuri pencapaiannya yang mampu menembus delapan besar Kejuaraan Dunia.
"Alhamdulillah tetap bersyukur bisa mencapai babak sejauh ini, tetapi sangat kecewa karena tidak sesuai harapan. Saya terima sebagai kesempatan untuk belajar lebih baik," tuturnya.
Kekalahan dari Chou juga menjadi bahan evaluasi penting bagi pemain muda Indonesia tersebut. Alwi menyadari masih ada tekanan besar yang harus mampu diatasi jika ingin bersaing lebih jauh di turnamen level dunia.
Baca Juga: Amri/Nita Amankan Medali Pertama Indonesia di Kejuaraan Dunia 2026
"Saya akan belajar mengatasi tekanan-tekanan besar seperti tadi," ucapnya.
Alwi pun memilih tidak larut dalam kekecewaan. Ia ingin menjadikan pengalaman di New Delhi sebagai bagian dari proses untuk berkembang dan menatap pertandingan berikutnya.
"Harus diterima pastinya hasil ini dan kita harus terus berpikir ke depan. Saya masih percaya rencana Tuhan dan saya bakal terus berusaha," imbuhnya menambahkan.
Artikel Terkait
Kejuaraan Dunia 2026: Fajar-Fikri Mulus, Sabar-Reza Berjuang ke 16 Besar
Kejuaraan Dunia 2026: Ganda Putri Indonesia Kompak Menuju 16 Besar
Amri/Nita Amankan Medali Pertama Indonesia di Kejuaraan Dunia 2026
Kejuaraan Dunia 2026: Febriana/Meilysa dan Rachel/Febi Terhenti, Ganda Putri Indonesia Habis
Kejuaraan Dunia 2026: Fajar/Fikri Tersingkir, Pintu Medali Ganda Putra Indonesia Tertutup