timnas

Dibantai 0-8 oleh Thailand, Peluang Timnas Putri Indonesia ke Semifinal SEA Games Belum Tertutup

Kamis, 4 Desember 2025 | 22:03 WIB
Striker Timnas Putri Indonesia Claudia Scheunemann berusaha membuang bola passing atas dari lawan dalam laga pembuka grup SEA Games 2025, kontra Thailand, 4 Desember 2025, di Stadion Chonburi. (PSSI)

SportlinkNews - Kekalahan telak 0-8 dari Thailand pada laga perdana Grup A sepak bola putri SEA Games 2025 di Stadion Chonburi, Kamis malam, 4 Desember 2025, belum sepenuhnya menutup peluang Timnas Putri Indonesia menembus semifinal. 

Harapan itu tetap terbuka, dengan syarat Indonesia wajib meraih kemenangan pada laga penentu melawan Singapura, 7 Desember mendatang, di stadion yang sama.

Bagi Thailand, hasil ini menempatkan mereka selangkah lebih dekat menuju babak empat besar.

Baca Juga: Islam Makhachev Tantang Kamaru Usman, Ali Abdelaziz Sebut Duel Paling Sulit

Indonesia sebenarnya berharap bisa membuka perjalanan di multievent dua tahunan ini dengan positif.

Namun perbedaan kualitas permainan terlihat jelas sejak menit awal. Tim tuan rumah, yang memiliki peringkat FIFA jauh lebih tinggi, langsung mengambil alih tempo permainan dan memaksa Garuda Pertiwi bertahan lebih dalam.

Masalah mulai muncul ketika pertandingan baru memasuki menit ke-8.

Baca Juga: Audi F1 Gandeng Platform Perjalanan Perk dan Visit Qatar sebagai Mitra Resmi Musim 2026

Upaya Nafeeza Nori menghalau bola dari situasi sepak pojok justru berbelok dan meluncur ke gawang sendiri, melewati Iris de Rouw yang tak siap mengantisipasi perubahan arah bola.

Petaka berlanjut pada menit ke-21. Lagi-lagi dari situasi bola mati, sundulan Pattaranan Aupacha memanfaatkan bola liar hasil tepisan Iris membuat Thailand unggul 2-0.

Kiper Indonesia itu tampak frustrasi karena merasa diganggu dalam duel udara dan minimnya pengawalan dari barisan belakang.

Baca Juga: Jay Idzes Masuk Radar Transfer AC Milan, Kontrak Sampai 2029 Jadi Kendala

Hanya tujuh menit berselang, Silawan Intamee memenangkan duel udara di kotak penalti Indonesia dan mencetak gol ketiga bagi Thailand.

Menjelang turun minum, Saowalak Pengngam memperbesar kedudukan menjadi 4-0 lewat tembakan jarak jauh yang tak mampu dijangkau Iris, yang berdiri terlalu maju.

Thailand menutup babak pertama dengan keunggulan 4-0 yang sangat meyakinkan.

Baca Juga: Laga Tunda PSM Makassar Vs Persebaya Jadi Ujian Berat untuk Uston Nawawi

Memasuki babak kedua, Thailand tidak mengendurkan tekanan. Baru lima menit berjalan, mereka kembali menemukan celah di pertahanan Indonesia dan mencetak gol kelima.

Gelombang serangan tuan rumah membuat para pemain Indonesia kesulitan menemukan ritme permainan.

Konsentrasi yang mulai menurun dimanfaatkan Thailand untuk menambah tiga gol lagi dalam rentang waktu berdekatan, yakni di menit ke-52, 55, dan 59.

Baca Juga: Menpora Erick Thohir Apresiasi Transformasi KONI dan Perlunya Memperkuat Sinergitas Organisasi Olahraga

Setelah unggul 8-0, tim Gajah Putih menurunkan tempo, sementara Indonesia mencoba memperbaiki struktur permainan. Namun upaya tersebut belum cukup membuahkan gol balasan hingga pertandingan berakhir.

Untuk menjaga peluang lolos ke semifinal, Indonesia harus menang atas Singapura pada laga berikutnya. Selain itu, Singapura juga perlu tumbang dari Thailand pada pertandingan 12 Desember mendatang agar persaingan tetap terbuka.

Saat ini Indonesia berada di dasar klasemen Grup A dengan selisih gol -8. Thailand memimpin klasemen dengan tiga poin, sementara Singapura belum menjalani pertandingan pertama mereka.

Baca Juga: Respons Berkelas Florian Wirtz Setelah Gol Debut Liverpool Dibatalkan

Pada laga pembuka ini, kelemahan utama Garuda Pertiwi tampak pada koordinasi lini belakang serta lemahnya antisipasi terhadap situasi bola mati, faktor yang menjadi penyumbang mayoritas gol Thailand.

Tags

Terkini