SportlinkNews - Persiapan Tim Nasional Indonesia menjelang FIFA Series 2026 terus menunjukkan progres signifikan. Fokus utama yang dilatih tertuju pada pemantapan strategi dan peningkatan kondisi fisik para pemain di bawah cuaca Jakarta.
Penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny, menjadi salah satu pemain yang merasakan langsung transformasi intensitas dalam sesi latihan kali ini. Pilar Oxford United tersebut menyoroti bagaimana ritme permainan yang diterapkan staf pelatih baru menuntut ketangkasan tingkat tinggi dari seluruh penggawa.
John Herdman yang baru saja memulai debut kepelatihannya tampaknya ingin menanamkan identitas permainan yang agresif dan penuh energi sejak menit awal. Romeny mengungkapkan suasana di lapangan sangat dinamis dengan pergerakan bola yang jauh lebih hidup dibandingkan sesi-sesi sebelumnya.
“Latihannya sangat bagus. Temponya tinggi, intensitasnya juga tinggi. Kami melakukan pressing dengan energi besar. Saat menguasai bola juga pergerakan kami hidup, jadi energinya terasa sangat positif,” kata Romeny dikutip laman Kita Garuda.
Menu latihan taktikal yang diberikan kali ini memang lebih spesifik dalam mengatur koordinasi antar lini saat tim kehilangan penguasaan bola. Kedisiplinan posisi dan sinkronisasi gerakan antar pemain menjadi poin krusial yang terus ditekankan oleh jajaran pelatih kepada skuad Garuda.
“Fokus hari ini adalah bagaimana pressing bisa dilakukan secara kompak sebagai satu tim, memilih momen yang tepat. Dalam beberapa hari ini kami sudah mulai menunjukkan perkembangan yang bagus, jadi rasanya positif,” ucapnya.
Baca Juga: Pertamina Enduro VR46 Racing Team Luncurkan Livery Khusus di Edge at Hudson Yards New York
Selain urusan teknis di dalam lapangan, faktor psikologis dan keakraban antar pemain juga menjadi kunci kekuatan Timnas Indonesia menyongsong laga kontra Saint Kitts dan Nevis. Duel tersebut dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (27/3) malam WIB.
“Kekompakan tim sangat bagus. Rasanya seperti keluarga. Setiap kali kami kembali berkumpul, bertemu satu sama lain, itu terasa seperti saudara. Jadi suasananya selalu sangat positif,” ungkapnya.
Proses adaptasi terhadap filosofi kepelatihan Herdman juga menjadi agenda penting bagi pemain berdarah Belanda tersebut secara personal. Romeny sadar setiap pelatih memiliki pendekatan berbeda yang harus segera dipahami oleh para pemain agar strategi bisa berjalan mulus di pertandingan resmi.
Baca Juga: Cetak Gol Spektakuler, Arda Guler Diganjar Gol Terbaik Bulan Maret di LaLiga
“Secara personal, saya fokus membangun pemahaman bersama. Ini hari pertama pelatih, jadi kami berusaha menjalankan rencananya dengan baik agar bisa masuk ke pertandingan dengan perasaan dan energi terbaik,” ujarnya.
Kehadiran staf pelatih yang komunikatif juga dinilai sangat membantu para pemain dalam menyerap instruksi-instruksi baru yang diberikan. Komunikasi dua arah yang terjalin selama sesi latihan membuat setiap pemain merasa dilibatkan secara aktif dalam skema besar tim nasional.