SportlinkNews - Pelatih Timnas U-17 Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, memastikan kondisi mental para pemain mulai kembali membaik.
Situasi itu menjadi modal penting jelang laga terakhir Grup B menghadapi Jepang di Lapangan A Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Selasa, 12 Mei 2026 malam WIB.
Menurut Kurniawan, skuad Garuda Muda sudah berusaha bangkit setelah mengalami kekalahan pada pertandingan sebelumnya melawan Qatar.
Baca Juga: Indonesia Short Course Emerging Series Jadi Ajang Pembinaan Atlet Akuatik Masa Depan
Ia berharap para pemain mampu menunjukkan semangat juang terbaik saat menghadapi Jepang dalam laga penentuan.
"Secara mental, alhamdulillah para pemain sudah kembali pulih setelah kekalahan dari Qatar. Kami berharap semangat dan fighting spirit mereka bisa benar-benar keluar pada pertandingan terakhir Grup B melawan Jepang," katanya dikutip dari rekaman PSSI.
Mantan striker Timnas Indonesia itu juga meminta dukungan penuh dari masyarakat Indonesia agar para pemain mendapat tambahan motivasi menghadapi pertandingan penting tersebut.
Baca Juga: Indonesia Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028
"Sekali lagi, kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia agar perjuangan kami bisa sesuai harapan," tambahnya.
Seperti yang diketahui, Jepang akan menghadapi tantangan terberat di fase grup ini. Mengingat laga ini menjadi hidup mati bagi Garuda Muda.
Namun, dalam sejarah, laga ini merupakan pertemuan perdana Indonesia dan Jepang di ajang Piala Asia U-17 sejak turnamen ini mulai digelar pada 1985.
Baca Juga: Michael Sianipar: Masa Depan Futsal Indonesia Ada di Daerah
Artinya, kedua tim belum pernah saling berhadapan dalam kompetisi resmi level Asia kelompok usia tersebut.
Meski demikian, skuad muda Indonesia sebenarnya tidak asing menghadapi Jepang. Dalam sejumlah laga uji coba dan pemusatan latihan di Negeri Sakura, Garuda Muda beberapa kali bertemu tim-tim muda Jepang.
Namun, hasil yang diraih Indonesia lebih sering berakhir dengan kekalahan.
Baca Juga: Taisei Marukawa Patok Target Dewa United Tembus Empat Besar Super League
Saat ini situasi klasemen membuat Indonesia berada dalam tekanan. Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto menempati posisi ketiga Grup B dengan koleksi tiga poin hasil kemenangan atas China dan kekalahan dari Qatar.
Jumlah poin Indonesia sebenarnya sama dengan Qatar, tetapi Garuda Muda kalah head to head sehingga turun ke posisi ketiga. Karena itu, kemenangan atas Jepang menjadi harga mati jika ingin menjaga peluang lolos ke babak perempat final.
Di sisi lain, Jepang datang dengan modal sempurna setelah mengoleksi enam poin dari dua pertandingan.
Baca Juga: Chelsea Mendekati Xabi Alonso untuk Posisi Manajer yang Kosong
Tim Samurai Biru Muda sukses menundukkan Qatar dengan skor 3-1 sebelum mengalahkan China 2-1 untuk memuncaki klasemen sementara Grup B.
Secara statistik dan pengalaman, Jepang memang lebih diunggulkan. Namun peluang Indonesia belum sepenuhnya tertutup.
Kemenangan tipis 1-0 atas China pada laga pembuka menunjukkan Garuda Muda tetap memiliki potensi memberi kejutan, terutama jika mampu tampil disiplin dan memanfaatkan peluang secara efektif.