Final Four Proliga 2026 Memanas, Delapan Tim Siap Saling Jegal

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Rabu, 1 April 2026 | 22:48 WIB
Jumpa pers jelang final four Proliga 2026, putaran pertama, 2-5 April ini di Surabaya. Delapan tim putra dan putri melakukan perombakan tim demi asa juara. (PBVSI)
Jumpa pers jelang final four Proliga 2026, putaran pertama, 2-5 April ini di Surabaya. Delapan tim putra dan putri melakukan perombakan tim demi asa juara. (PBVSI)

SportlinkNews - Final Four Proliga 2026 resmi jadi titik penentuan. Delapan tim terbaik kini memasuki fase paling panas dalam perburuan gelar, dengan Surabaya menjadi panggung pertarungan pada 2-5 April 2026.

Persaingan dipastikan berlangsung sengit. Baik sektor putra maupun putri datang dengan kekuatan yang sudah dipoles ulang, mulai dari rotasi pemain hingga perekrutan legiun asing anyar.

Wakil Ketua Proliga, Reginald Nelwan, menilai musim ini menghadirkan peta kekuatan yang lebih sulit diprediksi.

Baca Juga: Arsenal Bersiap Pecahkan Rekor yang Bertahan Sepanjang 139 Tahun

"Persaingan jauh lebih terbuka. Semua tim datang dengan kesiapan maksimal dan melakukan penyesuaian untuk menghadapi fase ini," ujarnya.

Di sektor putra, Jakarta Bhayangkara Presisi masih menyandang status tim yang harus dikalahkan. Namun, tekanan datang dari Jakarta LavAni Livin’ Transmedia yang tampil agresif dengan amunisi baru.

Kehadiran opposite asal Jerman, George Grozer, menjadi sinyal kuat ambisi LavAni untuk kembali merebut gelar. Perwakilan tim, John Zulfikar, optimistis timnya siap bersaing di level tertinggi.

Baca Juga: Jadwal Pertandingan Perempat Final Piala FA, Duel Manchester City Vs Liverpool Jadi Tontonan Wajib

"Semoga tahun ini menjadi milik LavAni. Persiapan kami semakin matang," kata John.

Sementara itu, Bhayangkara Presisi memilih pendekatan stabilitas. Perubahan hanya dilakukan pada satu pemain asing demi menjaga keseimbangan tim.

"Kami mengganti satu pemain asing, Martin Atanasa," ungkap perwakilan tim, menegaskan kesiapan mereka menghadapi tekanan Final Four.

Surabaya Samator tetap berjalan di jalur pembinaan. Manajer tim, Hadi Sampurno, menegaskan komitmen terhadap pemain lokal tidak berubah.

Baca Juga: Scaloni Rayu Lionel Messi Pimpin Argentina Pertahankan Gelar Piala Dunia

"Kami hanya mengganti tiga pemain dan semuanya tetap dari binaan sendiri. Kami percaya dengan kualitas mereka," ucapnya.

Di sisi lain, Garuda Jaya harus beradaptasi akibat cedera pemain. Manajer tim, Loudry Maspaitella, menyebut rotasi dilakukan untuk menjaga performa tetap kompetitif.

Putri

Masuk ke sektor putri, intensitas persaingan tak kalah tinggi. Jakarta Pertamina Enduro dan Jakarta Electric PLN Mobile sama-sama melakukan perombakan pemain asing demi meningkatkan daya gedor.

Baca Juga: Presiden FIFA Garansi Iran Ikut Piala Dunia 2026 dan Main di Amerika Serikat

Manajer Pertamina Enduro, Widi Triyoso, menegaskan target timnya tidak berubah. "Evaluasi sudah kami lakukan. Target kami jelas, mempertahankan gelar."

Hal senada disampaikan manajer Electric PLN Mobile, Juli Ismaganti, yang berharap komposisi baru membuat permainan tim lebih solid.

Berbeda dengan dua tim tersebut, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia memilih mempertahankan pemain asing dan hanya melakukan penyegaran di sektor lokal.

Baca Juga: Turki Kembali ke Piala Dunia, Berharap Bikin Kejutan Seperti Piala Dunia 2002

Sementara Jakarta Popsivo Polwan tetap melakukan penyesuaian tanpa memasang target muluk.

Tingginya antusiasme publik juga menjadi warna tersendiri. Tiket yang disediakan sekitar 3.000 lembar per hari dipastikan menjadi rebutan penonton.

Pada hari pertama, Kamis, 2 April 2026, laga langsung menyajikan duel panas.

Baca Juga: Inggris Dikalahkan Jepang di Wembley, Thomas Tuchel Enggan Panik

Bhayangkara Presisi akan menghadapi Surabaya Samator di sektor putra, sebelum dilanjutkan pertandingan putri antara Pertamina Enduro melawan Electric PLN Mobile.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBVSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X