Megawati Kembali ke Korea, Bukan ke Red Sparks tapi Tim Lawan

Suryansyah, Sportlink News
- Minggu, 3 Mei 2026 | 09:45 WIB
Megawati masih menjadi primadona yang sangat diminati di Negeri Ginseng.
Megawati masih menjadi primadona yang sangat diminati di Negeri Ginseng.

Secara kebetulan, Federasi Bola Voli Korea (KOVO) menghapus seleksi dan draft Kuota Asia mulai musim 2026-2027, beralih ke sistem agen bebas. Diperkirakan bahwa perang penawaran yang sengit akan terjadi begitu Mega mengumumkan kembalinya ke V-League.

Namun, respons dari klub-klub V-League terhadap Mega tidak antusias. Dilaporkan bahwa mereka menarik diri dari perang penawaran karena kekhawatiran mengenai kondisi lutut kanan Mega.

Seorang pejabat dari pihak Mega mengakui bahwa lutut kanannya tidak dalam kondisi baik. Tapi mengklaim bahwa tidak akan ada masalah dengan pemulihan pada bulan Oktober ini, ketika musim 2026-2027 dimulai.

Baca Juga: China Incar Gelar ke-17, Korea Siap Guncang Takhta di Final Piala Uber 2026

Pejabat tersebut menjelaskan, "Mega saat ini bermain di Indonesia dengan kontrak jangka pendek. Ia menjalani perawatan suntikan sederhana tetapi tidak merasakan sakit. Kami bahkan telah memberikan gambar MRI dan laporan dokter kepada klub-klub yang menanyakan kondisi fisiknya."

Namun, klub-klub V-League, yang tidak yakin dengan kondisi fisik Mega, tampaknya secara bertahap menarik minat mereka.

Bahkan Cheong Kwan Jang, yang diharapkan menjadi tujuan yang kuat, telah memutuskan untuk mendatangkan pemain kuota Asia dari China. Pelatih Ko Hee-jin (46) mengerahkan banyak upaya untuk merekrut pemain tersebut, bahkan pergi ke China selama jeda All-Star pada bulan Februari untuk menontonnya.

Baca Juga: Cavaliers di Ujung Tanduk, Harden dan Mitchell Dituntut Bangkit di Gim 7 Playoff

Klub-klub lain juga telah menyelesaikan pemain kuota Asia mereka. Secara alami, tujuan domestik telah dipersempit menjadi Hyundai E&C.

Posisi Hyundai E&C adalah mereka akan menandatangani kontrak setelah mereka yakin dengan kesehatan Mega. Namun, jika kontrak dengannya gagal, mereka juga mempertimbangkan pemain dari Jepang, China, dan Thailand.

Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)

 

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X