SportlinkNews - Timnas bola voli putra Indonesia melakukan penyegaran skuad menjelang bergulirnya leg kedua SEA V Cup 2026.
Perubahan dilakukan di dua posisi sekaligus, yakni libero dan outside hitter, demi meningkatkan performa tim saat tampil di hadapan publik sendiri di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta, 22-26 Juli.
Dua pemain yang dicoret dari daftar skuad adalah libero Muhammad Reyhan dan outside hitter Doni Haryono. Sebagai pengganti, tim pelatih memanggil libero senior Fahreza Rakha Abhinaya serta outside hitter Luvi Febrian Nugraha.
Baca Juga: Wushu Indonesia Kejar TC di China Demi Pertahankan Tradisi Emas Asian Games
Kembalinya Rakha menjadi salah satu sorotan. Libero berusia 26 tahun itu kembali mengenakan seragam Merah Putih setelah sempat absen pada AVC Cup 2026 dan leg pertama SEA V Cup karena menjalani prosesi pernikahan.
Sebelum kembali ke timnas, Rakha tampil impresif bersama Jakarta Bhayangkara Presisi dengan mengantarkan klub tersebut menjuarai AVC Champions League 2026. Penampilan terakhirnya bersama timnas sendiri terjadi pada SEA Games 2025.
Masuknya Rakha diharapkan mampu memperkuat sektor pertahanan dan kualitas penerimaan bola pertama yang menjadi salah satu kelemahan Indonesia pada leg pertama.
Baca Juga: Bernardo Tavares Soroti Adaptasi Pemain Asing Baru Persebaya
Perubahan juga terjadi di posisi outside hitter. Doni Haryono digantikan Luvi Febrian Nugraha, pemain yang baru saja membawa Bodyguard Headquarter menjuarai Liga Voli Kamboja.
Doni memang minim mendapat kesempatan bermain pada leg pertama SEA V Cup. Kondisinya yang baru pulih dari cedera bahu juga membuat menit bermainnya terbatas saat Indonesia menjuarai AVC Cup 2026.
Dengan pengalaman Rakha dan performa Luvi yang tengah menanjak, tim pelatih berharap komposisi baru ini mampu meningkatkan daya saing Indonesia dalam perburuan gelar juara leg kedua.
Baca Juga: Chelsea Kenalkan Jersey Tandang Terbarunya dengan Didominasi Warna Gelap
Tantangan pertama langsung datang pada laga pembuka saat Indonesia kembali berhadapan dengan Kamboja pada Rabu, 22 Juli, tim yang mengalahkan Merah Putih dalam pertandingan lima set pada final leg pertama pekan lalu.
Asisten pelatih timnas Indonesia, Nur Widayanto, mengakui masih ada sejumlah aspek yang harus segera dibenahi sebelum leg kedua dimulai.
"Selain ada masalah di serangan, penerimaan bola pertama juga kurang baik dan serangan kami tidak cukup membunuh lawan," kata Nur.
Baca Juga: Tinggalkan Yamaha Setelah 8 Tahun, Fabio Quartararo Sepakati Kontrak Bareng Honda
Ia juga menilai pertahanan Indonesia belum maksimal dalam mengantisipasi pola serangan Kamboja yang sebenarnya cukup mudah ditebak.
"Serangan mereka sebenarnya monoton ke arah outside hitter di posisi empat. Namun, blocker kami masih kurang sabar menunggu dan kurang rapat sehingga serangan mereka tetap bisa tembus," tuturnya.
Artikel Terkait
PBVSI Panggil 16 Pemain Timnas Voli Putra untuk AVC Nations Cup dan SEA V League
Usai AVC Cup, Timnas Voli Putra Fokus Kejar Gelar SEA V League 2026
Indonesia ke Semifinal SEA V League 2026, Mampu Membaca Pola Lawan Jadi Kunci
Indonesia Bidik Revans atas Kamboja pada Leg Kedua SEA V League 2026 di Jakarta
PBVSI Pasang Target Tinggi untuk Timnas Voli Putri di SEA V League 2026