voli

Pengalaman Bicara, Bhayangkara Presisi Menang Tiga Set Tanpa Balas di Laga Pembuka Proliga 2026

Kamis, 8 Januari 2026 | 22:38 WIB
Para pemain Jakarta Bhayangkara Presisi melakukan celebrasi usai petik kemenangan atas Medan Falcons Tirta Bhagasi 3-0, 8 Januari 2026. (PBVSI)

SportlinkNews - Jakarta Bhayangkara Presisi petik kemenangan pertama di Proliga 2026.

Bertanding di GOR Terpadu A Yani, Pontianak, Kamis, 8 Januari 2026, tim asal Ibu Kota itu tampil cukup stabil untuk menundukkan Medan Falcons Tirta Bhagasi lewat kemenangan tiga set langsung 25-23, 21-19, 25-21.

Pada set pertama, kedua tim silih berganti menekan. Medan Falcons Tirta Bhagasi beberapa kali mampu merespons serangan Bhayangkara Presisi dan memaksa skor berjalan ketat hingga memasuki poin-poin akhir. 

Baca Juga: Fermin Aldeguer Cedera Berat Saat Latihan MotoGP Bareng Marc dan Alex Marquez

Namun, pengalaman Bhayangkara Presisi berbicara di momen krusial. Mereka tampil lebih tenang dalam pengambilan keputusan untuk mengunci set pembuka dengan keunggulan tipis 25-23.

Situasi tak jauh berbeda pada set kedua. Medan Falcons kembali memberikan perlawanan melalui pertahanan rapat dan permainan kolektif yang disiplin. 

Meski sempat tertinggal, Bhayangkara Presisi perlahan membangun momentum lewat servis agresif dan serangan yang lebih efektif. Keunggulan berhasil diamankan dengan skor 21-19.

Baca Juga: Fajar/Fikri dan Sabar/Reza Kompak Tembus 8 Besar Malaysia Open 2026

Kepercayaan diri Bhayangkara Presisi semakin terlihat di set ketiga. Mereka mulai lebih leluasa mengatur tempo permainan, meski Medan Falcons tetap berusaha menempel perolehan angka. 

Konsistensi dalam bertahan dan efektivitas saat menyerang membuat Bhayangkara Presisi mampu menjaga jarak hingga menutup set ketiga dengan skor 25-21, sekaligus memastikan kemenangan 3-0.

Pelatih Bhayangkara Presisi, Reidel Alfonso Gonzalez Toiran, menilai kemenangan ini menjadi pijakan awal yang penting, meski ia mengakui masih banyak aspek permainan yang perlu dibenahi.

Baca Juga: Diguyur Salju Lebat, Hyundai Tunda Tes Mobil WRC Thierry Neuville untuk Reli Monte Carlo

Ia menyoroti pentingnya proses pembentukan tim di awal, terutama dalam memaksimalkan kontribusi pemain lokal.

"Musim ini kami ingin memberi ruang lebih besar bagi pemain dalam negeri untuk berkembang. Pemain asing tetap berperan, tetapi tujuan utamanya adalah membangun kekuatan tim secara menyeluruh," ujar Reidel.

Menurutnya, performa tim belum sepenuhnya optimal. Beberapa kesalahan teknis masih terlihat dan akan menjadi bahan evaluasi ke depan.

Baca Juga: Arsenal vs Liverpool: Hugo Ekitike Masih Belum Pasti, Kai Havertz Siap Bermain

Reidel juga menyebut sejumlah pemain yang baru kembali dari tugas bersama tim nasional masih membutuhkan waktu untuk mencapai kondisi terbaik.

Meski musim ini dinilai lebih kompetitif, Bhayangkara Presisi tetap mematok ambisi tinggi di Proliga 2026. 

Reidel menegaskan target bersaing di jalur juara tetap menjadi prioritas, dengan catatan tim harus terus berkembang dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya, termasuk saat menghadapi Surabaya Samator.

Baca Juga: Wembanyama Bersinar Saat Comeback, Spurs Tetap Tumbang Tipis

Di kubu Medan Falcons Tirta Bhagasi, pelatih Ariyanto Joko Sutrisno mengakui timnya belum mampu memaksimalkan peluang, terutama pada fase akhir set.

Ia menilai penyelesaian di poin-poin penentuan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi timnya.

"Kami cukup bersaing, tapi di poin-poin krusial kami sering kehilangan fokus. Ini yang harus segera diperbaiki," kata Ariyanto.

Baca Juga: Ditahan Fiorentina, Sarri Kecam Lazio dan Wasit

Ia menambahkan, evaluasi akan difokuskan pada sektor pertahanan dan mental bertanding. Medan Falcons Tirta Bhagasi sendiri tetap menargetkan lolos ke final four dan berharap performa tim terus meningkat seiring berjalannya kompetisi.

Tags

Terkini