voli

Sapu Bersih Final Four, JPE Kirim Sinyal Kuat Jelang Grand Final Proliga 2026

Minggu, 19 April 2026 | 23:40 WIB
Para pemain, pelatih, ofisial, dan manajemen tim Jakarta Pertamina Enduro berfoto bersama usai memastikan diri juara final four putaran dua Proliga 2026, di Semarang, 19 April 2026. (PBVSI)

SportlinkNews - Jakarta Pertamina Enduro (JPE) kembali menegaskan dominasinya di babak Final Four Proliga 2026.

Tim juara bertahan itu sukses mengamankan gelar juara putaran kedua usai menaklukkan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dengan skor 3-1 (25-18, 16-25, 25-15, 25-17) di GOR Jatidiri, Semarang, Minggu, 19 April malam.

Hasil ini membuat JPE menyapu bersih dua putaran Final Four, setelah sebelumnya juga menjadi yang terbaik pada putaran pertama.

Baca Juga: PSSI Rayakan 96 Tahun, Tegaskan Persatuan dan Target Piala Dunia 2030

Konsistensi tersebut menjadi sinyal kuat kesiapan tim menghadapi grand final yang kembali mempertemukan mereka dengan Phonska Plus di Yogyakarta.

Pada laga penutup, JPE tampil dengan pendekatan berbeda. Pelatih Bulent Karslioglu memberi ruang bagi pemain pelapis untuk tampil, tanpa mengorbankan kualitas permainan.

Di bawah komando Wilma Salas, para pemain muda seperti Yesky, Tina, Erie, dan Fiola mampu menjaga stabilitas permainan sejak awal.

Baca Juga: Pembalap KTM Pedro Acosta Akui Kemampuan Belok Aprilia Sangat Luar Biasa

Meski sempat kehilangan set kedua, JPE tidak kehilangan kendali. Mereka bangkit di dua set berikutnya dengan permainan yang lebih rapi dan minim kesalahan, hingga memastikan kemenangan.

Bulent menyebut keputusan merotasi pemain bukan tanpa alasan. Selain menjaga kebugaran, langkah itu juga menjadi bagian dari strategi mematangkan kedalaman skuad jelang partai puncak.

"Kekalahan di set kedua bukan masalah. Yang penting kami bisa merespons dan kembali mengontrol pertandingan," ujarnya. "Ini juga kesempatan untuk melihat kesiapan pemain pelapis sebelum final."

Baca Juga: Ditahan Vietnam, Timnas U-17 Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026

Di sisi lain, Phonska Plus juga melakukan rotasi dengan tujuan serupa. Pelatih Alessandro Lodi mengungkapkan bahwa ia sengaja mengistirahatkan pemain inti untuk menjaga kondisi tim menghadapi jadwal final yang padat.

Penampilan pemain pelapis seperti Dhea dan Geofani pun menjadi catatan positif bagi tim asal Gresik tersebut. Sementara itu, Bela Sabrina mengakui timnya sempat diliputi rasa gugup, meski tetap berusaha tampil maksimal.

Dengan dua gelar putaran Final Four di tangan, JPE kini menatap grand final dengan kepercayaan diri tinggi.

Baca Juga: Pembalap Ducati Nicolo Bulega Kemas Hattrick Kemenangan di WorldSBK Belanda

"Namun, fokus utama tim adalah menjaga konsistensi dan memastikan kondisi terbaik saat kembali menghadapi Phonska Plus di laga puncak," tambah Bulent. 

Tags

Terkini