Namun, alih-alih meredup, Gilgeous-Alexander justru tampil semakin dominan dan mengubah arah perbincangan MVP.
Sebagai pencetak poin elite, defender tangguh, dan motor utama Thunder, Gilgeous-Alexander sukses menjaga OKC tetap kokoh di puncak Wilayah Barat.
Konsistensi dan efisiensinya menjadi pembeda di tengah ketatnya persaingan pemain generasi baru NBA.
Baca Juga: John Herdman Buka Suara Proses Seleksi Pemain Timnas Indonesia
Momentum kebangkitan itu terlihat jelas dalam kemenangan telak 119-98 atas San Antonio Spurs. Dalam laga tersebut, Gilgeous-Alexander mencetak 34 poin hanya dalam 34 menit, ditambah lima assist dan lima rebound.
Ia juga memberi dampak besar di sisi pertahanan dengan empat blok, lebih banyak dari total blok seluruh starter Spurs dalam pertandingan itu. Penampilan tersebut menjadi pernyataan kuat dalam perebutan MVP.
Turunnya Nikola Jokic ke posisi kedua tak lepas dari faktor cedera. Center Denver Nuggets itu harus menepi selama dua pekan terakhir akibat masalah lutut.
Baca Juga: Pembuktian Diri Kahudi Wahyu di Super League 2025/26
Meski Nuggets tetap kompetitif tanpa dirinya, absennya Jokic memberi ruang bagi Gilgeous-Alexander untuk mengambil alih puncak klasemen MVP.
Persaingan keduanya kembali mengingatkan duel kandidat MVP musim lalu, dua pemain generasi yang silih berganti mendominasi liga.
Saat ini, keunggulan sementara berada di tangan Gilgeous-Alexander, yang dinilai lebih konsisten dan memberi dampak berkelanjutan bagi timnya.
Baca Juga: SIWO Award 2025 dan Penentuan Porwanas 2027 Warnai HPN 2026 Serang
Di bawah mereka, Luka Doncic naik ke peringkat ketiga. Musim debutnya bersama LA Lakers berjalan luar biasa, dengan rata-rata poin tertinggi di liga dan kontribusi serba bisa yang membuatnya disejajarkan dengan legenda-legenda besar Lakers.
Namun, peluang MVP Doncic masih sangat bergantung pada posisi Lakers di klasemen Wilayah Barat.
Sementara itu, Victor Wembanyama terus merangsek ke empat besar meski menit bermainnya masih dibatasi.
Baca Juga: Jonatan Christie Ingin Lebih dari Semifinal India Open 2026
Dampaknya tetap masif, baik di offense maupun defense, dan setiap kemenangan Spurs semakin menguatkan namanya dalam pembicaraan MVP.
Jaylen Brown pun melengkapi lima besar berkat performa konsisten bersama Boston Celtics yang tampil kompetitif meski tanpa Jayson Tatum.
Di luar lima besar, Cade Cunningham, Anthony Edwards, Tyrese Maxey, Jalen Brunson, dan Jamal Murray terus menekan dari bawah.
Khusus Murray, ia tampil impresif memimpin Nuggets selama absennya Jokic dan mencatatkan statistik terbaik sepanjang kariernya.
Artikel Terkait
Dennis Schroder Dinobatkan sebagai MVP FIBA EuroBasket 2025
Nikola Jokic Kokoh di Puncak Perburuan MVP NBA Cup 2025/26
Malam Natal Bersejarah, Nikola Jokic Kian Tak Terkejar di Puncak Kia MVP Ladder
Cedera dan Aturan 65 Pertandingan Mengancam Status MVP Jokic
Bukan Lagi Opsi Kedua, Jaylen Brown Masuk Elite MVP NBA