Ujian Tuan Rumah! Tim Uber Indonesia Waspadai Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Kamis, 30 April 2026 | 17:15 WIB
Kapten Tim Uber Indonesia, Putri Kusuma Wardani meluapkan kegembiraannya usai sukses menyumbangkan poin saat melawan Taipei, di penyisihan Grup C, Selasa, 28 April lalu. (PBSI)
Kapten Tim Uber Indonesia, Putri Kusuma Wardani meluapkan kegembiraannya usai sukses menyumbangkan poin saat melawan Taipei, di penyisihan Grup C, Selasa, 28 April lalu. (PBSI)

SportlinkNews - Tim Uber Indonesia bersiap untuk kembali menghadapi ujian berat saat menantang tuan rumah Denmark pada babak perempat final Piala Uber 2026.

Pertandingan yang digelar di Forum Horsens, Kamis, 30 April malam waktu setempat, diprediksi akan berlangsung sengit dengan tekanan besar dari dukungan publik tuan rumah.

Kapten tim, Putri Kusuma Wardani, menegaskan bahwa Denmark bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Ia menilai kekuatan lawan cukup merata, terutama di sektor tunggal yang memiliki kualitas dan pengalaman tinggi.

Baca Juga: Dikalahkan Borneo FC, Pelatih Persik Kediri Marcos Reina Curhat

"Bisa dibilang kekuatan Denmark merata, terutama di semua tunggalnya yang punya skill bagus. Kami tidak boleh menganggap mereka di bawah, jadi harus waspada dari gim pertama sampai selesai, tetap semangat dan pantang menyerah," ujar Putri.

Putri juga memastikan kondisi tim dalam keadaan siap tempur setelah menjalani sesi latihan terakhir. Ia optimistis siapa pun yang diturunkan akan memberikan performa terbaik demi membawa Indonesia melangkah lebih jauh.

Namun, satu hal yang menjadi perhatian utama adalah faktor tuan rumah. Dukungan suporter diyakini bisa membuat Denmark tampil lebih percaya diri dan lepas di lapangan.

Baca Juga: Borneo FC Kembali ke Puncak Klasemen Super League, Fabio Lefundes: Kami Terus Berjuang

Senada dengan Putri, pelatih Imam Tohari menyebut laga pembuka di sektor tunggal pertama akan menjadi kunci. Putri akan turun sebagai tunggal pertama dan diprediksi akan berhadapan dengan Mia Blichfeldt.

"Menurut saya tunggal pertama ini sangat krusial sebagai pembuka jalan. Denmark punya tiga tunggal yang sering tampil di level Super 500 ke atas, tapi kami berharap bisa mencuri setidaknya dua poin," ungkap Imam.

Putri sendiri terakhir bertemu Mia pada All England lalu, tapi saat itu Mia mengalami cedera. Sebelumnya lagi di final Hylo Open 2025 Putri sempat kalah. Saat ini rekor pertemuan keduanya berimbang 2-2.

Baca Juga: Persib Bidik Kemenangan di Lampung, Paul Munster: Persib Tim Terkuat di Liga, Kami Harus Fokus

Tapi sekali lagi, Imam mengingatkan bahwa catatan pertemuan sebelumnya tidak bisa dijadikan patokan mutlak karena pertandingan beregu memiliki dinamika yang berbeda.

Di laga perempat final lainnya, persaingan tak kalah menarik tersaji saat China menghadapi Malaysia, Jepang melawan Thailand, serta Korea Selatan berjumpa Chinese Taipei.

Jika mampu melewati Denmark, Indonesia akan bertemu pemenang duel Korea Selatan kontra Chinese Taipei di babak semifinal.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X