SportlinkNews - Orlando Magic resmi memecat pelatih kepala Jamahl Mosley setelah tim tersingkir di babak pertama playoff Wilayah Timur NBA 2026.
Keputusan ini diambil usai Magic gagal mempertahankan keunggulan 3-1 dan akhirnya kalah dari Detroit Pistons.
Kekalahan tersebut menjadi yang ketiga secara beruntun bagi Orlando di babak pertama playoff, sekaligus yang paling mengecewakan setelah sempat memimpin nyaman di beberapa gim.
Baca Juga: SEA Ministerial Meeting 2026 Digelar, Dorong Transformasi SEA Games
Presiden klub, Jeff Weltman, menyebut keputusan ini tidak mudah, namun diperlukan demi perubahan arah tim. "Kami merasa sudah waktunya menghadirkan perspektif baru," ujarnya dalam pernyataan resmi.
Mosley menutup masa baktinya selama lima musim dengan rekor 189-221, termasuk catatan 45-37 pada musim 2025-2026.
Ia menjadi salah satu pelatih tersukses dalam sejarah Magic, hanya kalah dari Brian Hill dan Stan Van Gundy dalam jumlah kemenangan.
Baca Juga: Hasil Super League: PSM Makassar Menang Tipis atas Bhayangkara FC
Di bawah kepemimpinannya, Magic berkembang dari tim rebuilding menjadi kontestan playoff yang konsisten, dengan tiga musim terakhir selalu mencatatkan rekor minimal 500.
Ia juga berperan dalam perkembangan pemain muda seperti Paolo Banchero, Franz Wagner, dan Jalen Suggs.
Namun, performa tim di playoff serta inkonsistensi, termasuk buruknya akurasi tembakan tiga angka yang berada di papan bawah liga, menjadi faktor utama evaluasi manajemen.
Baca Juga: Liverpool Tumbang di Old Trafford, Arne Slot Sesalkan Kelengahan Tim
Mosley sendiri mengaku bangga dengan perjalanan tim selama lima tahun terakhir. "Ini perjalanan luar biasa bersama para pemain. Kami terus berkembang dan berjuang hingga akhir," tuturnya.
Artikel Terkait
Wembanyama Sabet Magic Johnson Award 2026, Dominan di Lapangan, Hangat ke Media
Kejutan di Detroit, Magic Curi Kemenangan Tandang
Playoff NBA 2026: Pistons di Ujung Tanduk! Magic Rebut Gim 4 dan Kuasai Seri
Magic di Atas Angin, Pistons Berjuang Hidup di Gim 5 Playoff NBA 2026
Magic vs Pistons: Laga Penentuan Sarat Adu Mental di Gim 6