SportlinkNews - LeBron James kembali menorehkan catatan sejarah dalam karier panjangnya di NBA.
Bintang Los Angeles Lakers itu kini resmi menjadi pemain dengan jumlah tembakan lapangan terbanyak sepanjang masa di liga, melampaui rekor yang sebelumnya dipegang legenda Kareem Abdul-Jabbar.
Rekor tersebut tercipta saat Lakers menghadapi Denver Nuggets dalam laga yang berakhir dengan kekalahan 113-120, Kamis malam, 5 Maret 2026, waktu setempat.
Baca Juga: CAS Tolak Banding FAM, Tujuh Pemain Keturunan Malaysia Tetap Disanksi
James mencatatkan tembakan bersejarah itu melalui jumper berjarak sekitar 12 kaki pada sisa 12 detik kuarter pertama.
Tembakan tersebut membuat James mengoleksi 15.838 tembakan lapangan sepanjang kariernya di NBA.
Jumlah itu melewati catatan Abdul-Jabbar yang sebelumnya memimpin dengan 15.837 tembakan sejak mengakhiri kariernya pada 1989. Sementara posisi ketiga masih ditempati oleh legenda lainnya, Karl Malone dengan 13.528 tembakan.
Baca Juga: Fermin Aldeguer Bersiap Kembali ke Arena Balap, Bidik GP Brasil sebagai Debutnya Musim Ini
James mengaku bangga sekaligus rendah hati bisa disejajarkan dengan para legenda yang pernah membesarkan liga basket paling bergengsi di dunia tersebut.
"Nama saya disebut bersama para pemain terbaik dalam sejarah liga selalu terasa istimewa. Saya tumbuh dengan mengidolakan mereka dan berharap suatu hari bisa berada di posisi seperti ini," kata James.
Dalam pertandingan itu, pemain berusia 41 tahun tersebut menyumbang 16 poin dari 7 tembakan masuk dari 11 percobaan.
Baca Juga: Ronaldo Absen Sementara, Al Nassr Kirim Sang Kapten Jalani Terapi di Madrid
Selain itu, ia juga mencatatkan delapan assist, tiga steal, dan satu blok yang membantu Lakers tetap bersaing setelah sempat tertinggal jauh di awal pertandingan.
Pelatih Lakers, J. J. Redick, memuji kontribusi James yang dinilainya tetap luar biasa meski sudah menjalani musim ke-23 di NBA.
"Dia telah menjadi pemain yang komplet selama lebih dari dua dekade. Kemampuannya dalam membaca permainan dan memengaruhi pertandingan masih luar biasa," ujarnya.
Baca Juga: Real Madrid Kehilangan Opsi, Jacobo Ramon Dipastikan Bertahan di Como
Pujian juga datang dari bintang Nuggets, Nikola Jokic, yang menyebut James sebagai salah satu pemain legendaris dalam sejarah olahraga tersebut.
Meski mencetak rekor baru, malam itu tidak sepenuhnya berjalan mulus bagi James. Ia sempat mengalami benturan dengan Jokic saat melakukan layup pada kuarter akhir yang membuatnya merasakan nyeri di siku kiri.
James sempat meninggalkan lapangan sebelum kembali bermain beberapa menit kemudian.
Baca Juga: Melangkah ke Semifinal, Raymond/Nikolaus Jaga Asa Terakhir Indonesia di All England 2026
"Saat ini rasanya cukup sakit. Semoga dalam beberapa hari ke depan kondisinya membaik," imbuhnya mengomentari cederanya.
Sepanjang kariernya, James memang terus memecahkan berbagai rekor penting di NBA.
Ia sebelumnya sudah melewati Abdul-Jabbar sebagai pencetak poin terbanyak sepanjang masa pada Februari 2023, serta menjadi pemilik rekor poin terbanyak gabungan musim reguler dan playoff yang telah melampaui 50.000 poin.
Baca Juga: Drama 7 Gol di Kanjuruhan, Pelatih Bali United Sangat Puas
Meski kini telah memasuki usia 41 tahun, James masih menunjukkan performa impresif. Musim ini ia bahkan sempat menjadi pemain tertua yang mencatatkan triple-double di NBA.
Jika tetap tampil konsisten dan terhindar dari cedera, James juga berpeluang memecahkan rekor lain dalam waktu dekat.
Ia hanya terpaut beberapa pertandingan dari legenda Robert Parish yang memegang rekor pertandingan musim reguler terbanyak dalam sejarah NBA.