"Rasanya hampir seperti saya harus memohon untuk mendapatkan satu pertarungan.”
Baca Juga: MLS Catat Pendapatan Sponsor Tertinggi, Inter Miami Jadi Kontributor Utama
Ia berharap situasi ini segera membaik dan semua petarung bisa kembali aktif bertanding.
“Semoga setelah ini kita semua bisa lebih aktif lagi,” tambahnya.
Menjelang laga melawan Tallison Teixeira, Lewis mengakui bahwa dirinya belum banyak mempelajari gaya bertarung calon lawannya itu.
Baca Juga: 4 Pemain Asing Hengkang dari Persib Bandung, David da Silva Belum Pasti Bertahan
Namun, ia menyadari bahwa Teixeira adalah sosok yang berbahaya di oktagon.
“Saya tahu dia pria Brasil bertubuh tinggi. Dan karena dia petarung kelas berat, tentu saja pukulannya sangat keras,” ujar Lewis.
Ia pun menambahkan bahwa menurut pelatihnya, Teixeira cukup andal dalam menjatuhkan lawan hanya dalam satu ronde.
Baca Juga: Sandy Walsh dan Eliano Reijnders Absen, Komposisi Pemain Timnas Indonesia Dirombak
Meskipun belum banyak melihat rekaman pertandingan Teixeira, Lewis menyatakan kesiapannya untuk bertarung.
Ia bahkan menyebut telah menjalani latihan intensif selama empat bulan terakhir secara konsisten tanpa jeda.
“Ini adalah kali pertama saya berlatih tanpa henti selama empat bulan. Saya yakin kondisi saya akan sangat prima saat naik ke oktagon nanti,” ungkapnya.
Baca Juga: Sandy Walsh Resmi Absen Bela Timnas Indonesia, Jordi Amat Kembali Latihan
Dengan nada bercanda, ia juga menambahkan bahwa otot perutnya yang sempat menghilang akan kembali terlihat.
Artikel Terkait
Final Liga Champions: Lautaro Martinez akan Membawa Trofi Kembali ke Italia
Jelang Final Liga Champions, Luis Enrique: Kami Memiliki Skuad yang Luar Biasa
Lawan Inter Milan di Final Liga Champions, Penyerang PSG Ousmane Dembele Diminta Bergerak Kemanapun Dia Suka
Liga Primer Kirim Pelatih untuk Pengembangan Sepak Bola Akar Rumput di Singapura
Krisis Bek Kanan, Timnas Indonesia Bisa Andalkan Asnawi Mangkualam Lawan China dan Jepang