Mengutip laporan dari MMA Fighting, Jeka harus menjalani masa larangan bertarung selama 60 hari serta larangan melakukan kontak fisik, seperti sparing, selama 45 hari.
Baca Juga: Port FC Resmi Ikut Piala Presiden 2025, Asnawi Siap Tampil Lawan Persib dan Oxford United
Selain itu, Jeka juga diwajibkan menjalani masa istirahat minimal selama 7 hari, yang bisa diperpanjang tergantung hasil evaluasi medis lanjutan.
Sementara Jeka menerima suspensi berdurasi dua bulan, ada pula petarung lain di UFC 316 yang mendapatkan larangan bertanding lebih panjang.
Salah satunya adalah Julianna Pena, mantan juara kelas bantam wanita. Pena mengalami cedera parah pada lengan dan bahu akibat kuncian kimura dari Kayla Harrison.
Baca Juga: Xabi Alonso Siapkan Tim Terbaik Real Madrid untuk Piala Dunia Antarklub 2025
Ia kini dikenai suspensi medis tanpa batas waktu hingga mendapat izin dari dokter spesialis ortopedi.
Kekalahan Jeka dari Yoo Joo-sang juga memperpanjang tren negatifnya di pentas UFC.
Setelah memulai debut impresif dengan kemenangan KO atas Lucas Alexander di UFC Vegas 82 pada November dua tahun lalu, Jeka kini mencatat dua kekalahan beruntun.
Baca Juga: Resmi Berseragam Real Madrid, Ini Kalimat Pertama Dean Huijsen
Meski demikian, petarung berjuluk "Si Tendangan Maut" itu masih memiliki dua pertandingan tersisa dalam kontraknya bersama UFC.
Kontrak lima laga tersebut ditandatangani Jeka pada 2023 usai penampilan gemilangnya dalam ajang Road to UFC.
Artikel Terkait
Target Tim Promosi Persijap Jepara: Jauhi Zona Degradasi Liga 1 2025/26
Mario Lemos Pimpin Persijap Arungi Kerasnya Kompetisi Liga 1 2025/26
Widodo C. Putro Latih Deltras FC, Siapkan Fondasi Kuat Bagi Keberlangsungan Tim
Tim DBL Indonesia All-Star 2025 Kawinkan Gelar Juara Circuit of Champion Chicago 2025
Melatih Ketangkasan dan Kekuatan Otot Melalui Shuttle Run