Michael Bisping: Naik ke Kelas Welter Bisa Jadi Kesalahan Besar bagi Islam Makhachev

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Kamis, 10 Juli 2025 | 23:30 WIB
Michael Bisping sebut langkah Islam Makhachev naik ke kelas welter bisa jadi kesalahan besar karena perbedaan ukuran lawan yang signifikan. (X.COM/KIMURASPORT)
Michael Bisping sebut langkah Islam Makhachev naik ke kelas welter bisa jadi kesalahan besar karena perbedaan ukuran lawan yang signifikan. (X.COM/KIMURASPORT)

SportlinkNews - Langkah Islam Makhachev untuk naik kelas ke divisi welter memunculkan perdebatan di kalangan pengamat dan penggemar MMA.

Salah satu suara yang cukup keras datang dari mantan juara UFC dan kini komentator ternama, Michael Bisping.

Menurut Bisping, keputusan Makhachev meninggalkan statusnya sebagai juara kelas ringan dan naik ke kelas welter adalah langkah yang sangat berani—bahkan bisa berujung kesalahan besar.

Baca Juga: Timnas Indonesia Catat Rekor Baru di Ranking FIFA, Thailand dan Vietnam Turun

Makhachev memang dikenal sebagai salah satu petarung paling dominan di kelas ringan.

Dia tidak hanya memegang sabuk juara, tetapi juga menduduki peringkat tertinggi dalam daftar pound-for-pound UFC.

Namun, setelah rekannya, Belal Muhammad, kehilangan posisinya di kelas welter, Makhachev pun memutuskan untuk naik kelas.

Baca Juga: MotoGP Putaran 11 Singgah di Jerman, Marc Marquez Catat Rekor Spektakuler di Sirkuit Sachsenring

Kini, nama Islam Makhachev santer disebut akan menjadi lawan berikutnya bagi juara baru kelas welter, Jack Della Maddalena.

Menariknya, Maddalena tak gentar dengan reputasi besar Makhachev.

Petarung asal Australia itu justru menilai keunggulannya ada pada postur tubuh yang lebih besar.

Baca Juga: Francesco Bagnaia Akui Salah, Kini Fokus Bantu Ducati Lewat Data Balapan

Ia juga mengungkapkan bahwa duel Islam melawan Alexander Volkanovski memberikan pelajaran penting.

Meski Volkanovski kalah, menurut Maddalena, ia sempat mengatasi teknik gulat khas Makhachev, yang selama ini dianggap sebagai senjata andalan.

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: bjpenn.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X