SportlinkNews - Jelang pertarungan akbar antara Khamzat Chimaev dan Dricus du Plessis, petarung UFC Reinier de Ridder memberikan pandangannya mengenai gaya bertarung kedua calon lawan tersebut.
De Ridder, yang baru saja mencuri perhatian usai kemenangan atas Robert Whittaker, menilai duel tersebut penting untuk menentukan siapa penantang terkuat di kelas menengah UFC.
Dalam wawancara bersama ESPN MMA, De Ridder menyebutkan bahwa persiapan menghadapi Chimaev justru lebih mudah dilakukan dibandingkan saat bersiap menghadapi Du Plessis.
Baca Juga: Shin Tae-yong Resmi Latih Ulsan HD, Tinggalkan Jabatan di Seongnam FC
Menurutnya, hal ini bukan karena Chimaev lebih lemah, melainkan karena gaya bertarungnya yang lebih mudah diprediksi.
"Dia akan lebih mudah dipersiapkan," ujar De Ridder.
"Bukan berarti itu pertarungan yang lebih gampang, tapi karena gaya bertarungnya cukup khas dan bisa disimulasikan."
Baca Juga: Etape Terakhir Tour de Banyuwangi Ijen 2025 Dikuasai Pembalap Spanyol
De Ridder mengaku bisa memanggil petarung dengan latar belakang serupa, seperti pegulat dari Dagestan atau Chechnya, untuk menirukan gaya Chimaev dalam sesi latihan.
Ia juga menilai bahwa Chimaev memiliki teknik bertinju yang bersih, tetapi tidak menunjukkan hal-hal yang mengejutkan seperti Du Plessis.
Sementara itu, Dricus du Plessis justru menjadi sosok yang lebih sulit dihadapi karena gaya bertarungnya yang tak terduga.
Baca Juga: Jelang Piala Dunia U-17 2025, Timnas U-17 Indonesia Jalani TC di Spanyol dan Dubai
De Ridder menjelaskan bahwa Du Plessis dikenal sebagai petarung yang tak pernah mengulangi pola bertarung yang sama, membuatnya jadi lawan yang sulit dianalisis.
"Kalau ada satu orang yang sulit dipelajari, itu dia," ungkapnya.
Artikel Terkait
Manchester United Kalahkan Bournemouth 4-1 Berpeluang Menangkan Premier League Summer Series 2025
Bikin Kekisruhan Baru PB PTMSI Minta Kemenpora Bubarkan IPL
Babak Baru Pembinaan Atlet, KONI Empat Lawang Menuju Porprov Sumsel
Bisa Merugikan Atlet, Chris John Sarankan Menpora Dito Evaluasi Kembali Permenpora Nomor 14 Tahun 2024
Pemain Muda Bertalenta Korea Park Seung-soo yang Dijuluki "Mbappe Korea" Kini Bergabung ke Newcastle United