SportlinkNews - Khamzat Chimaev, juara baru kelas menengah UFC, disebut akan selalu menyimpan satu penyesalan usai pertarungan terakhirnya melawan Dricus du Plessis.
Hal itu diungkapkan oleh mantan petarung MMA, Oleg Taktarov.
Pertarungan lima ronde penuh tersebut menjadi titik balik besar bagi Chimaev.
Baca Juga: Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam Nikmati Jeda Internasional di Thailand
Berkat kemenangan itu, petarung berjuluk "Si Serigala" berhasil merebut takhta kelas menengah UFC.
Namun, menurut Taktarov, duel tersebut justru meninggalkan bayang-bayang yang akan terus menghantui sang juara.
Meski tampil dominan sepanjang laga, Chimaev gagal menuntaskan duel dengan kemenangan finish.
Baca Juga: Franco Morbidelli Lanjut Berkarier di Pertamina Enduro VR46 Racing Team Hingga Akhir 2026
Bagi Taktarov, kondisi ini akan menjadi hal yang terus teringat dalam benak Chimaev seiring bertambahnya usia.
“Pertarungan terakhir itu akan selalu merasuk hingga ke dalam mimpinya,” kata Taktarov dikutip dari Championat.com.
“Dia mungkin akan bertanya pada dirinya sendiri: ‘Mengapa saya tidak bisa mem-finish dia?’.”
Baca Juga: PSSI Kantongi Izin, Laga Timnas Indonesia Boleh Dihadiri 15 Ribu Penonton
Taktarov menilai Chimaev adalah sosok yang sangat membenci kekalahan.
Oleh karena itu, meskipun sudah unggul, ia tetap berusaha untuk tidak memberikan celah sedikit pun kepada Du Plessis.
Artikel Terkait
Persib Pinjamkan Enam Pemainnya, Ini Alasan Bojan Hodak
Persija Tampil Apik Sejak Dimulainya Super League Tapi Mauricio Souza Masih Belum Puas
Debut Gol Savio Sheva Rontokkan Dominasi Malut United FC sebagai Jago Kandang
Cetak Kemenangan Pertama Bhayangkara Presisi Fokus Laga Demi Laga untuk Meraih Kemenangan di Super League 2025/26
Kakang Rudianto Optimistis Timnas U23 Indonesia Lolos Kualifikasi Piala Asia 2025