Penolakan itu justru memancing tawa di ruangan yang diisi tiga mantan juara UFC tersebut.
Baca Juga: Lima Pelatih Masuk Radar PSSI untuk Timnas Indonesia, Erick Thohir akan Umumkan
Khabib sendiri pernah menguasai sabuk kelas ringan pada periode 2018–2020, sementara Cormier sempat memegang gelar kelas berat ringan pada 2015 sebelum menambah gelar kelas berat pada 2018.
Keduanya kini telah masuk ke UFC Hall of Fame sebagai bentuk penghormatan atas pencapaian mereka di dunia MMA.
Sementara itu, Makhachev baru saja menambah koleksi gelarnya setelah sebelumnya menjadi juara kelas ringan pada 2022 sebelum melepaskannya secara sukarela.
Baca Juga: Seruan Erling Haaland Didiskualifikasi dari Piala Dunia Gegara Potongan Rambut
Kini ia memegang sabuk kelas welter, mengikuti jejak sahabatnya Cormier yang pernah meraih gelar di dua divisi.
Situasi ini memunculkan lelucon dari Cormier. Ia mengatakan bahwa makanan manis terasa jauh lebih nikmat ketika seseorang berstatus juara dua divisi.
Kalimat itu langsung mengarah pada perbedaan pencapaian antara dirinya, Makhachev, dan Khabib.
Baca Juga: Juara Dunia Binaraga 2025, Begeni Komentar Binaragawan Indonesia Jefry Wuaten
Makhachev pun menimpali bahwa tidak banyak orang yang tahu rasanya menjadi juara dua divisi.
Keduanya kemudian kembali menggoda Khabib agar ikut merasakan momen tersebut.
Meski sempat menolak, Khabib akhirnya luluh dan menerima ajakan itu sebelum berpelukan dengan Cormier.
Baca Juga: Media Amerika Kritik Sistem Pembinaan Sepak Bola Indonesia
Nurmagomedov telah pensiun lebih awal setelah kepergian ayah sekaligus mentornya, Abdulmanap.
Artikel Terkait
Tanpa Ronaldo, Portugal Raih Tiket ke Putaran Final Piala Dunia dengan Skor Telak
Pelatih Timnas Spanyol Ungkap Alasan Tidak Mainkan Bintang Real Madrid
Terungkap Alasan di Balik Penghapusan Nama Santiago pada Stadion Real Madrid
Daftar 32 Tim yang Lolos ke Piala Dunia 2026, Tersisa 16 Tiket
Asian Championship 2025 Jadi Ajang Pembelajaran Penting Modern Pentathlon Indonesia