SportlinkNews - Islam Makhachev kembali menjadi pusat perhatian setelah muncul saran agar dirinya mengejar gelar ketiga di UFC.
Usulan tersebut datang dari Robert Whittaker, petarung kelas menengah yang menilai Makhachev memiliki kapasitas untuk naik ke divisi tersebut dan menantang Khamzat Chimaev, sang juara bertahan.
Whittaker melihat kemampuan Makhachev cukup kuat untuk bersaing di kelas menengah.
Baca Juga: Jelang Belanda vs Lituania, Ronald Koeman Tegaskan Perbaikan Usai Ditahan Polandia
Menurutnya, kondisi fisik sang juara memiliki modal yang memungkinkan untuk bertarung di kategori dengan bobot lebih besar.
Saat ini, kelas menengah tengah berada di bawah dominasi Chimaev, yang merebut sabuk juara usai menang atas Dricus du Plessis pada Agustus lalu.
Lebih jauh, Whittaker menilai bahwa pertarungan antara Makhachev dan Chimaev akan menjadi sajian besar bagi dunia MMA.
Baca Juga: Media Asing Bocorkan 3 Kandidat Pelatih Timnas Indonesia, Siapa yang Terdepan?
Ia bahkan menganggap duel tersebut berpotensi menghasilkan keuntungan besar, terutama jika dihelat di Abu Dhabi, kota yang memiliki basis pendukung kuat untuk kedua petarung tersebut.
Dalam pernyataannya, Whittaker menyebut bahwa pertandingan tersebut akan mendapat perhatian luas dan bisa menjadi salah satu laga terbesar UFC.
Rekomendasi Whittaker ini muncul tak lama setelah Makhachev meraih kemenangan penting di ajang UFC 322 pada Minggu (16/11/2025).
Baca Juga: DPMM FC Terpuruk di Liga Malaysia, Media Minta Ramadhan Sananta Bantu Datangkan Pemain TopBaca Juga: DPMM FC Terpuruk di Liga Malaysia, Media Minta Ramadhan Sananta Bantu Datangkan Pemain Top
Ia sukses mengalahkan Jack Della Maddalena lewat keputusan mutlak, sekaligus mengukuhkan diri sebagai penguasa baru kelas welter.
Kemenangan itu membuat Makhachev kini menggenggam dua gelar, yaitu kelas ringan dan welter.
Artikel Terkait
Pelatih Timnas Spanyol Ungkap Alasan Tidak Mainkan Bintang Real Madrid
Terungkap Alasan di Balik Penghapusan Nama Santiago pada Stadion Real Madrid
Daftar 32 Tim yang Lolos ke Piala Dunia 2026, Tersisa 16 Tiket
Asian Championship 2025 Jadi Ajang Pembelajaran Penting Modern Pentathlon Indonesia
Media Amerika Kritik Sistem Pembinaan Sepak Bola Indonesia