Menurut Makhachev, tubuhnya jauh lebih nyaman saat turun di kelas welter.
Baca Juga: Kaleb Remot Istirahat Panjang, Dewa United Atur Ulang Strateginya Jelang IBL 2026
“Saya mulai berpikir untuk naik ke kelas yang bobotnya lebih tinggi dan tampil di kelas natural saya,” katanya.
Ia menilai kelas baru ini memberinya kesempatan bertarung tanpa harus melakukan pemangkasan berat badan ekstrem.
“Di satu sisi, saya juga merasa akan nyaman di sana, sebab tidak perlu memangkas berat terlalu banyak.”
Keputusannya pun terbukti tepat pada pertarungan terakhir.
Makhachev menegaskan, “Saya tidak lebih kecil dari lawan serta kondisi fisik saya sama dengan dia. Semuanya dalam kondisi yang tak jauh berbeda.”
Ia bahkan menambahkan, “Bahkan, saya sampai berpikir mengapa saya tidak naik ke kelas ini lebih cepat dan menghabiskan terlalu banyak waktu untuk memangkas berat badan.”
Baca Juga: Marciano Norman Minta Skateboard Terus Dikembangkan Demi Meraih Prestasi Olimpiade
Setelah menjadi juara welter, tantangan demi tantangan mulai berdatangan.
Carlos Prates dan Michael Morales, dua petarung yang tampil pada kartu yang sama di UFC 322, langsung melempar tantangan.
Tak lama berselang, giliran Ian Machado Garry yang menyatakan siap menghadapi sang juara baru.
Baca Juga: Pelepasan Kontingen Indonesia Menuju SEA Games Masih Tunggu Kepastian Presiden Prabowo
Sebelumnya, Makhachev juga sempat membahas kemungkinan bertarung dengan eks juara, Kamaru Usman.
Artikel Terkait
Bodo Glimt Vs Juventus: Begini Perkiraan Susunan Pemain, Spalletti Merasa Inferior
SEA Games 2025: Mengapa Timnas U-22 Hanya Ditargetkan Perak? Ini Penjelasan Erick Thohir
Kemenangan Milan atas Inter Picu Perdebatan, Massimiliano Allegri Dipuji dan Dikritik
Juventus Bidik Kemenangan Pertama di Liga Champions dengan Taruhan Rp 503 Miliar
Nova Arianto Resmi Tangani Timnas U-20 Indonesia, Erick Thohir: Pelatih Terbaik yang Kita Miliki