Menpora Erick Thohir akan Ambil Tindakan Tegas Bagi Cabang Olahraga yang Miliki Dualisme Kepengurusan

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Selasa, 9 Desember 2025 | 15:43 WIB
Menpora Erick Thohir saat mengunjungi kantor KONI Pusat (Kemenpora/Andre)
Menpora Erick Thohir saat mengunjungi kantor KONI Pusat (Kemenpora/Andre)

SportlinkNews - Dualisme kepengurusan cabang olahraga di Indonesia mendapat sorotan tajam dari Menpora Erick Thohir. Erick menilai dualisme kepengurusan cabang olahraga bisa merugikan atlet.

Karenanya Menpora kembali mengingatkan pada tiga cabor lainnya yang masih memiliki dualisme kepengurusan untuk segera menyelesaikannya sebelum 2025 berakhir.

“Saya kembali mengingatkan kepada tiga cabor lainnya yaitu anggar, tinju dan tenis meja untuk segera menuntaskan masalah batasnya akhir Desember ini."

Baca Juga: Ian Puleio Jawab Kritikan Suporter Arema FC dengan Gol Perdananya ke Gawang Malut United FC

"Jika masih belum selesai, saya akan ambil alih untuk menyelesaikan agar tidak ada perpecahan lagi demi prestasi olahraga kita,” tegas Menpora.

“Sesuai arahan Bapak Presiden, kita harus menjadi bangsa yang digdaya di bidang olahraga."

"Tentu hal itu mustahil tercapai jika masih ada perpecahan di dalamnya, karena olahraga semangatnya adalah berjuang dalam persatuan,” ujar Menpora Erick, Selasa, 9 Desember 2025.

Baca Juga: Malut United FC Tunjuk Putra Daerah Jadi Asisten Pelatih Dampingi Hendri Susilo

Erick Thohir mengapresiasi upaya cabor sepak takraw untuk menyelesaikan dualisme kepengurusan.

“Saya sangat mengapresiasi keberhasilan KONI, KOI, dan pengurus cabor untuk duduk bersama, bermusyawarah mencapai mufakat, melakukan introspeksi dan menyelesaikan masalah dualisme di PB Sepak Takraw."

"Ini artinya semua stakeholder olahraga solid dan satu suara demi prestasi bangsa,” ucap Erick Thohir.

Baca Juga: Respon Himbauan Menpora, KONI dan KOI Laporkan Dualisme Kepengurusan Sepak Takraw Telah Kelar

Setelah melalui serangkaian proses, Pengurus Besar (PB) Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PSTI) periode 2025-2029 di bawah kepemimpinan Surianto ditetapkan sebagai kepengurusan sepak takraw yang diakui secara nasional dan internasional.

Surat pengakuan kepengurusan PSTI ini telah diterima Menpora dari KONI dan KOI.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: Kemenpora

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pacar Haaland Kejutkan Penggemar

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:43 WIB

Penampakan Pembawa Keberuntungan Timnas Inggris

Minggu, 12 Juli 2026 | 07:17 WIB

Prancis yang Menang, London Bergejolak

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:19 WIB
X