SportlinkNews - Timnas pencak silat Indonesia terus mematangkan persiapan jelang SEA Games 2025 yang akan digelar di Jiranakorn Stadium Gymnasium, Songkhla, Thailand, akhir tahun ini.
Cabang olahraga khas Tanah Air ini siap mempertahankan dominasi setelah sukses menjadi juara umum di SEA Games 2023 Kamboja.
Dua tahun lalu, Indonesia membawa pulang raihan 9 emas, 6 perak, dan 1 perunggu. Hasil itu merupakan pencapaian terbaik dalam 12 tahun terakhir.
Baca Juga: Dominasi di Forde! Rizky Juniansyah Bawa Dua Emas, Indonesia Buktikan Kekuatan Dunia
Pelatih kepala tim nasional, Indro Catur Haryono, memastikan bahwa seluruh atlet berada dalam kondisi prima dan tengah memasuki fase pra-kompetisi.
Menurutnya, tahapan ini menjadi kunci dalam memastikan kesiapan mental, fisik, dan teknik para pesilat sebelum tampil di ajang bergengsi Asia Tenggara itu.
"Persiapan kami berjalan lancar. Saat ini fokus kami adalah menjaga performa dan adaptasi dengan atmosfer pertandingan. Pada 9 Oktober nanti, kami akan mengirim 15 atlet untuk mengikuti test event di Thailand agar mereka bisa mengenal venue lebih awal," ujar Indro di Silat di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta, saat dikunjungi Chef de Mission (CdM) SEA Games, Bayu Priawan, Selasa, 7 Oktober 2025.
Baca Juga: Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026: Renald Pastikan Arab Saudi Siap 100 Persen Hadapi Indonesia
Indro juga menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan moral yang diberikan tim CdM yang meninjau langsung pelatnas. Menurutnya, kehadiran CdM menjadi dorongan penting bagi semangat para pesilat menjelang keberangkatan.
Sementara itu, pesilat andalan Indonesia, Puspa Arumsari, bertekad mempertahankan tradisi emasnya di ajang SEA Games. Peraih dua medali emas berturut-turut itu menargetkan hattrick emas di Thailand nanti.
"Kami terus berlatih keras, baik fisik maupun mental, supaya bisa mencapai puncak performa saat bertanding nanti. Saya juga membantu teman-teman muda yang baru pertama kali ikut SEA Games agar mereka bisa tampil percaya diri," tutur Arum.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan dan Siaran Langsung Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Jeddah
Menutup sesi kunjungan ke pelatnas, Bayu Priawan menegaskan bahwa pencak silat lebih dari sekadar olahraga. Ia menilai pencak silat adalah cerminan jati diri bangsa Indonesia di mata dunia.
"Saya berharap para pesilat tidak hanya membawa pulang medali, tetapi juga membawa pesan bahwa Indonesia adalah bangsa yang tangguh, berkarakter, dan menjunjung tinggi sportivitas," ungkap Bayu.
Kunjungannya ini adalah rangkaian safari cabor ke berbagai pelatnas SEA Games 2025. Bayu ingin pelaksanaan pelatnas multievent olahraga dwi tahunan ini tidak terkendala oleh masalah persiapan.