SportlinkNews - Steroid anabolik-androgenik (AAS) sering digunakan oleh banyak orang yang berlatih beban untuk meningkatkan kinerja dan mempercepat pertumbuhan otot.
Namun, penggunaan steroid dalam latihan beban tidak selalu aman, dan dapat menyebabkan berbagai efek samping yang serius.
Mari kita bahas lebih lanjut mengenai efek samping penggunaan steroid dalam latihan beban dan mengapa penting untuk menggunakan steroid dengan bijak.
Baca Juga: Memahami Perbedaan antara Jogging dan Berlari: Mana yang Cocok untuk Anda?
Apa Itu Steroid?
Steroid adalah senyawa kimia yang diproduksi alami oleh tubuh manusia, dan juga dapat diambil dari luar tubuh dalam bentuk suplemen.
Steroid anabolik-androgenik adalah jenis steroid yang sering digunakan dalam latihan beban.
Mereka bertanggung jawab untuk meningkatkan pertumbuhan otot (anabolik) dan efek androgenik (yang berhubungan dengan hormon seks pria) seperti peningkatan kekuatan dan libido.
Baca Juga: Suporter Masih Belum Terima Timnas U-23 Indonesia Dikadali Wasit, Arya Mahendra: Stop Rasis
Efek Samping Penggunaan Steroid dalam Latihan Beban
Penggunaan steroid memang dapat memberikan manfaat dalam hal peningkatan kinerja dan pembentukan otot.
Namun penggunaan steroid yang tidak terkendali atau berlebihan dapat menyebabkan berbagai efek samping yang serius, termasuk:
1. Kerusakan Hati
Penggunaan steroid dapat menyebabkan kerusakan hati, termasuk hepatitis dan kanker hati.
Baca Juga: Pemanasan Sebelum Jogging: Pentingnya dan Cara yang Tepat untuk Melakukannya
Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan sirosis hati dan gagal hati.
2. Masalah Kardiovaskular
Steroid dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung koroner, serangan jantung, dan stroke.