biomekanika

Fenomena Kaus Kaki Berlubang di Dunia Sepak Bola: Gaya atau Kebutuhan?

Jumat, 13 September 2024 | 18:30 WIB
Apakah fenomena kaus kaki berlubang di dunia sepak bola adalah gaya atau kebutuhan? Berikut ini jawabannya. (SOCCERBIBLE)

SportlinkNews - Jika Anda memperhatikan pertandingan sepak bola beberapa tahun terakhir, terutama di turnamen besar seperti Euro 2024 atau Copa América, Anda mungkin melihat tren yang tidak biasa—kaus kaki berlubang di betis yang dikenakan oleh beberapa pemain bintang.

Kaus kaki ini bukan karena kerusakan atau kesalahan produksi, melainkan tren yang sengaja dilakukan oleh pemain, termasuk Jude Bellingham, Neymar, hingga Bukayo Saka.

Fenomena kaus kaki berlubang ini menjadi sorotan dan menimbulkan pertanyaan: Mengapa para pemain sengaja melubangi kaus kaki mereka?

Baca Juga: Eduardo Kunde Siap Jalani Debut Bersama Persis Solo Melawan Madura United FC

Alasan utamanya adalah kenyamanan.

Banyak pemain merasa kaus kaki standar yang disediakan terlalu ketat di bagian betis, yang menyebabkan tekanan berlebih pada otot-otot betis mereka.

Tobias Scheifler, kepala olahraga tim dan klub profesional di Hummel, menjelaskan bahwa tekanan yang diberikan kaus kaki ini bisa mengganggu sirkulasi darah dan menimbulkan rasa tidak nyaman, bahkan kram selama pertandingan.

Baca Juga: Pelatih Persija Carlos Pena Akui PSBS Pantas Mendapatkan Kemenangan

Solusinya? Gunting untuk membuat lubang yang memberikan ruang bagi betis mereka untuk "bernapas".

Ini bukanlah tren baru. Mantan pemain Inggris, Danny Rose, dan Neymar sudah melakukan hal ini sejak Piala Dunia 2018.

Pada saat itu, banyak orang mengira kaus kaki mereka rusak atau staf kit tim tidak melakukan tugasnya dengan baik.

Baca Juga: Tahan Imbang PSM, Bojan Hodak Akui Persib Bermain Lebih Baik dari Sebelumnya

Faktanya, pemain-pemain ini sengaja merobek kaus kaki mereka untuk mengurangi ketegangan di betis dan meningkatkan kenyamanan.

Pemain lain seperti Paul Arriola dari FC Dallas, juga menyatakan bahwa ia merasa lebih nyaman dengan kaus kaki berlubang, terutama pada babak kedua pertandingan.

Halaman:

Tags

Terkini

Otot Jeram Setelah Olahraga? Begini Penjelasan Medisnya

Minggu, 21 September 2025 | 22:56 WIB