3. Penggunaan Perban atau Penyangga
Jika nyeri atau bengkak semakin parah, gunakan perban elastis atau penyangga bahu (shoulder brace).
Ini akan membantu membatasi gerakan yang bisa memperburuk kondisi bahu.
Baca Juga: Real Madrid Bisa Hadapi Persaingan Manajerial dari Manchester City Jika Guardiola Hengkang
Penyangga juga memberikan dukungan tambahan untuk mengurangi tekanan pada otot dan sendi yang terluka.
4. Konsumsi Obat Pereda Nyeri
Untuk mengurangi rasa sakit, Anda dapat mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti ibuprofen atau paracetamol.
Baca Juga: Air Jordan 14 Black Toe Kembali Hadir November 2024
Pastikan untuk mengikuti dosis yang dianjurkan dan konsultasikan dengan dokter jika nyeri berlangsung lebih dari beberapa hari.
5. Lakukan Peregangan Secara Bertahap
Setelah beberapa hari, mulailah melakukan peregangan ringan untuk meningkatkan fleksibilitas dan mengurangi kekakuan pada bahu.
Baca Juga: Kekayaan Mayweather Nggak Ketulungan, Habiskan Rp 6 Triliun untuk Apartemen
Lakukan gerakan rotasi bahu secara perlahan dan hindari gerakan yang terlalu berat hingga bahu benar-benar pulih.
Peregangan ini membantu mempercepat pemulihan dan mencegah cedera ulang.
6. Konsultasi ke Dokter
Baca Juga: Hakan Calhanoglu Akui Bertemu Ultras Inter yang Ditangkap
Jika cedera bahu terasa sangat parah atau tidak kunjung membaik setelah melakukan perawatan sederhana, segera konsultasikan ke dokter.
Dokter mungkin akan merekomendasikan terapi fisik atau bahkan tindakan medis lainnya jika diperlukan.
Jangan menunda kunjungan ke dokter untuk mencegah cedera semakin parah.