SportlinkNews - Peradangan sendi siku atau lebih dikenal sebagai tennis elbow merupakan salah satu cedera umum yang kerap dialami pemain bulu tangkis.
Meski namanya merujuk pada olahraga tenis, kondisi ini sering terjadi pada berbagai jenis olahraga, termasuk bulu tangkis, karena aktivitas yang melibatkan gerakan repetitif pada tangan dan lengan.
Apa Itu Peradangan Sendi Siku?
Baca Juga: Juventus Creator Lab dan WFFA Gelar World Freestyle Football Championship 2024
Peradangan sendi siku terjadi akibat kerusakan pada tendon yang menghubungkan otot-otot lengan bawah ke tulang di bagian luar siku.
Cedera ini biasanya disebabkan oleh tekanan berulang, seperti memukul kok dalam bulu tangkis, yang dapat menimbulkan beban berlebih pada siku.
Pada pemain bulu tangkis, gerakan smash atau pukulan keras lainnya sering menjadi penyebab utama.
Baca Juga: Kalahkan Real Madrid 4-0, Skuad Barca Women Terbang dengan Pesawat Maskapai Vueling yang Istimewa
Kondisi ini juga bisa dipicu oleh teknik bermain yang kurang tepat atau penggunaan raket dengan bobot yang tidak sesuai.
Gejala Peradangan Sendi Siku
Gejala peradangan sendi siku pada pemain bulu tangkis seringkali berkembang secara bertahap.
Baca Juga: Debut Lionel Messi Berseragam Barca pada Laga Melawan FC Porto 21 Silam
Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:
- Nyeri di bagian luar siku: Rasa sakit biasanya terasa saat menggerakkan lengan atau mengangkat benda.
- Kelemahan pada pegangan tangan: Pemain mungkin merasa sulit menggenggam raket dengan kuat.
- Kaku atau tidak nyaman di siku: Terutama setelah sesi latihan yang intens.
Jika dibiarkan tanpa penanganan, peradangan ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, bahkan memengaruhi performa bermain.
Baca Juga: Tiket Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025 Indonesia vs Thailand Sudah Dijual Online
Cara Mengatasi Peradangan Sendi Siku
Mengatasi peradangan sendi siku memerlukan pendekatan yang tepat agar cedera tidak semakin parah.