Jonatan Christie Jadi Tumpuan Terakhir Tunggal Merah Putih di Malaysia Open 2026

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Jumat, 9 Januari 2026 | 21:57 WIB
Pemain tunggal Indonesia, Jonatan Christie menjadi satu-satu wakil Merah Putih tersisa dari sektor tunggal di Malaysia Open 2026. (PBSI)
Pemain tunggal Indonesia, Jonatan Christie menjadi satu-satu wakil Merah Putih tersisa dari sektor tunggal di Malaysia Open 2026. (PBSI)

SportlinkNews - Usai Indonesia kehilangan wakilnya di sektor tunggal putri, kini harapan sektor tunggal Merah Putih di Malaysia Open 2025 sepenuhnya bertumpu pada tunggal putra Jonatan Christie

Ia memastikan langkah ke semifinal usai melewati hadangan wakil Jepang, Kodai Naraoka, pada pertandingan perempat final yang digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Jumat, 9 Januari 2026.

Jonatan tampil solid dan menang dua gim langsung dengan skor 21-17, 21-13.

Baca Juga: Prastawa Prediksi Persija Menang Tipis atas Persib di El Clasico Super League 2025/26

Kemenangan ini sekaligus mempertegas dominasinya atas Naraoka, yang untuk keenam kalinya berhasil ia kalahkan, termasuk tiga kemenangan beruntun sejak September lalu dari total delapan pertemuan.

Momen krusial terjadi saat skor imbang 16-16 gim pertama. Jonatan menerapkan strategi berbeda yang terbukti ampuh. 

"Saat poin sama 16, saya coba bermain lebih tenang karena sudah mulai membaca permainan dia. Kodai ingin lebih menyerang, jadi saya tunggu lalu melakukan counter attack," ujar Jonatan.

Baca Juga: Mobil Benetton B192 Michael Schumacher di Formula 1 Dilelang Tembus Rp166 Miliar

Tunggal peringkat enam dunia itu tampil lebih percaya diri di gim kedua. Kombinasi variasi serangan, permainan net, serta dropshot silang membuat Naraoka kesulitan keluar dari tekanan.

Jonatan pun membuat jarak keunggulan menjadi 17-9. Meneguhkan dominasi penuhnya di gim ini.

Upaya Naraoka untuk mengejar ketertinggalan dengan mempercepat tempo tak mampu mengganggu ritme permainan Jonatan.

Baca Juga: Liam Rosenior Bertekad Bawa Chelsea Selalu Menang

Konsistensi dalam bertahan dan ketajaman saat menyerang membuat Jonatan menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 21-13.

"Permainannya terasa lebih mengalir. Saya coba menikmati pertandingan. Beberapa pukulan Kodai juga bagus dan itu bisa jadi pelajaran," tambahnya.

Usai laga, Jonatan bersyukur atas performa yang ia tunjukkan dan pencapaiannya kembali menembus semifinal turnamen level Super 1000.

Baca Juga: John Herdman Bawa Dua Asisten Asing di Timnas Indonesia

Ia menilai ketenangan dan ketepatan strategi, terutama saat menghadapi tekanan di gim pertama, menjadi kunci keberhasilannya.

"Puji syukur bisa menampilkan permainan yang baik, menerapkan strategi dengan tepat, dan kembali ke semifinal Super 1000," tutur Jonatan.

Jonatan akan melanjutkan peruntungannya di babak semifinal. Di mana, untuk yang ke-15 kalinya, ia akan kembali berhadapan dengan jagoan Thailand, unggulan kedua, Kunlavut Vitidsaran. 

Baca Juga: Clippers Kembali Bernyawa, Kawhi Leonard Jadi Titik Balik

Secara rekor pertemuan, sejauh ini Jonatan masih unggul dua kemenangan. Namun, dalam dua pertemuan terakhir di tahun lalu pada Kejuaraan Dunia BWF dan BWF World Tpur Finals, Kunlavud yang mendominasi. 

"Di semifinal harus lebih waspada lagi dengan strateginya. Apa yang perlu diperbuat, apa yang harus diterapkan nanti. Lebih ke aran ke sana," imbuhnya lagi.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X