SportlinkNews - Rangkaian Seleksi Nasional (Seleknas) PBSI 2026 yang berlangsung pada 3-7 Februari 2026 di Majeh Arena, Wadas, Karawang, setelah selesai.
PB Djarum Kudus menegaskan dominasinya pada partai puncak seleknas dengan memborong tiga gelar juara dari lima sektor yang dipertandingkan.
Dua klub lain, PB Jaya Raya Jakarta dan Gideon Badminton Academy, turut mencatatkan prestasi dengan masing-masing menyumbangkan satu gelar juara.
Baca Juga: Torino Bangkit dalam Hasil Imbang 2-2 Melawan Fiorentina, Baroni Terkesan
Pada sektor Ganda Taruna Campuran, pasangan PB Djarum Kudus Ikhsan Lintang Pramudya/Salsabila Zahra Aulia tampil solid saat berhadapan dengan rekan satu klubnya, Theodorus Steve Kurniawan/Leonora Keyla Frandrica.
Ikhsan/Salsabila memastikan gelar juara setelah menang dua gim langsung dengan skor 21-18, 21-17.
Dominasi PB Djarum Kudus berlanjut di sektor Tunggal Taruna Putri. Jolin Angelia berhasil keluar sebagai juara usai menundukkan Wening Arviani Sabrina dari Pelatkot Tangerang Selatan dalam laga ketat dua gim, 21-13, 23-21.
Baca Juga: Pemain Remaja Bersinar Saat Barcelona Mengalahkan Mallorca di Spotify Camp Nou
Satu-satunya gelar dari wakil PB Jaya Raya Jakarta diraih di sektor tunggal putra oleh Denis Azzarya.
Denis tampil konsisten saat menghadapi Izza Al-Faruq Aston Martin (Exist Badminton Club) dan menutup pertandingan tiga gim dengan kemenangan 21-11, 15-21, 21-8.
Sementara itu, sektor Ganda Taruna Putra menjadi milik pasangan Gideon Badminton Academy, Joseph Marcellino Kyta/Joven Farandi.
Baca Juga: Timnas Indonesia Gagal Juara Piala Asia Futsal 2026
Mereka sukses menaklukkan Ardiola Dionilo/Raffarel Radzinski Sadad dari Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya denang skor kembar 21-19, 21-19.
Gelar ketiga PB Djarum Kudus dipastikan lewat sektor Ganda Taruna Putri.
Pasangan Halifia Usni Pratiwi/Selsi Josika harus bekerja keras sebelum akhirnya mengalahkan Atresia Naufa Candani/Aurelia Syakira Putri, yang juga berasal dari PB Djarum Kudus, dengan skor 23-21, 19-21, 21-14.
Baca Juga: Butuh Versi Terbaik, Persija Pinjamkan Ryo Matsumura ke Bhayangkara FC
Seleknas ini diikuti oleh 15 atlet terbaik nasional di setiap sektor, ditambah para juara Kejuaraan Nasional PBSI 2025.
Para peserta diuji selama lima hari dalam pertandingan yang kompetitif yang dirancang untuk menilai kemampuan teknik, kondisi fisik, ketangguhan mental, hingga prospek pengembangan jangka panjang.
Para pemenang di masing-masing sektor Seleknas ini berhak memperoleh Surat Keputusan (SK) pemanggilan Pelatnas PBSI dengan status sementara.
Baca Juga: Lamine Yamal Sebut LaLiga Paling Sulit, Barcelona Harus Konsisten
Mereka masih harus menyelesaikan ketentuan yang telah ditetapkan dan memenuhi standar kelulusan pada rangkaian tes lanjutan yang ditetapkan oleh PP PBSI.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PP PBSI, Eng Hian. "Kelulusan para juara saat ini baru berada di angka 99 persen. Mereka masih wajib mengikuti tes lanjutan, mulai dari tes fisik, kesehatan, hingga psikologis nantinya."
Sementara bagi atlet yang mencapai babak perempat final hingga semifinal, kata Eng Hian, peluang tetap terbuka karena akan ada proses seleksi lanjutan pada 12 Februari 2026. "Kami berharap seluruh atlet mempersiapkan diri sebaik mungkin."
Baca Juga: Van Dijk Minta Pandit Lebih Tanggung Jawab atas Komentar
Penentuan nama-nama tersebut nanti akan berdasarkan pada pemantauan berkelanjutan tim pemandu bakat yang telah bekerja sama dengan PP PBSI sejak penyelenggaraan Sirkuit Nasional PBSI pertama pada 2025.
Tim pemandu bakat Seleknas PBSI 2026 diisi oleh perwakilan klub dan daerah, yakni Hendrawan (PB Djarum Kudus), Bambang Supriyanto (PB Jaya Raya), Yoga Ukikasah (PB Mutiara Cardinal), serta Hendra Aprida Gunawan (Pelatprov PBSI Jawa Timur).
Tim ini bertugas melakukan pemetaan atlet secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi prestasi, tetapi juga teknik, fisik, karakter, dan kesiapan psikologis.
Baca Juga: Manchester United Tetap Hati-hati Soal Masa Depan Michael Carrick
Salah satu anggota tim pemandu bakat, Bambang Supriyanto, menekankan pentingnya kesungguhan atlet dalam menjalani seluruh tahapan seleksi, terutama pada tes psikologis.
Menurutnya, berdasarkan pengalaman, ada atlet yang secara teknis sudah memenuhi ekspektasi, tetapi hasil tes psikologisnya belum optimal.
"Karena itu, kami berharap seluruh atlet mengikuti tes psikologis dengan sungguh-sungguh agar hasilnya benar-benar mencerminkan kesiapan mereka," ungkap Bambang.
Baca Juga: Lima Pemain yang Tebar Pesona Demi Masuk Skuat Timnas Italia
Lebih lanjut, ia menilai kualitas atlet yang tampil pada Seleknas PBSI 2026 secara umum berada pada level sangat baik dan sejalan dengan proyeksi tim pemandu bakat.
"Secara keseluruhan, kualitas atlet Seleknas PBSI 2026 sesuai dengan perkiraan kami. Bahkan, beberapa atlet mampu tampil di luar dugaan," kata Bambang.
Artikel Terkait
PBSI dan Asosiasi Bulutangkis Jepang Perkuat Kemitraan Jangka Panjang
Menuju LA 2028, PBSI Terima Dukungan Peralatan Gymnasium dan Sport Science dari Kemenpora
Daniel Marthin Belum Kembali, PBSI Sudah Siapkan Tandem Baru
Menuju Pelatnas, PBSI Gelar Seleknas 2026 untuk Atlet Taruna Berprestasi
Lima Wakil Banten Ikut Seleknas PP PBSI, Berharap Menyusul Putri KW dan Jafar Hidayatulloh di Pelatnas