Hasil Berbeda Tunggal Putra Indonesia: Ginting Lolos, Zaki Kandas di Babak Pertama

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Rabu, 11 Maret 2026 | 23:20 WIB
Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting mengawali babak pertama Swiss Open 2026 dengan mulus. (PBSI)
Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting mengawali babak pertama Swiss Open 2026 dengan mulus. (PBSI)

SportlinkNews - Dua tunggal putra Indonesia meraih hasil berbeda pada babak pertama Swiss Open 2026.

Anthony Sinisuka Ginting berhasil melangkah ke 16 besar, sementara Moh. Zaki Ubaidillah harus menghentikan langkahnya setelah kalah dari unggulan pertama.

Bertanding di St. Jakobshalle, Basel, Rabu, 11 Maret 2026, Ginting tampil solid saat menghadapi wakil Chinese Taipei, Wang Tzu Wei. Ia menang dua gim langsung dengan skor 21-11, 21-17.

Ginting mengaku bersyukur dapat tampil dengan permainan terbaiknya sehingga mampu mengontrol jalannya pertandingan.

Baca Juga: Liga Champions Bodo/Glimt vs Sporting CP, Duel Menarik Sepak Bola Norwegia dan Portugal

"Pertama mengucap syukur bisa bermain baik hari ini, bisa mengeluarkan semuanya dengan baik. Kami sudah sering bertemu sebelumnya walau terakhir kali sudah cukup lama juga tapi secara garis besar sudah ada strategi apa yang harus disiapkan," ungkapnya.

Ia menilai keberanian untuk mengembangkan permainan menjadi kunci kemenangan atas Wang Tzu Wei yang dikenal sulit memberikan poin mudah kepada lawan.

"Saya lebih berani mengolah bola, lawan Wang Tzu Wei sendiri tidak bisa langsung dapat poin gampang jadi memang harus berani mengembangkan permainan, mengadu strategi. Selain itu, saya juga tidak banyak melakukan kesalahan sendiri," katanya.

Baca Juga: Bhayangkara FC Catat Lima Kemenangan Beruntun Usai Kandaskan Arema FC

Menurut Ginting, persaingan di sektor tunggal putra pada turnamen level BWF Super 300 tersebut cukup ketat karena banyak pemain papan atas yang ikut ambil bagian.

Ia pun menilai permainan tidak akan kalah seru dengan turnamen level 1000, jika melihat kekuatan yang merata di sektor ini. 

Meski demikian, Ginting memilih untuk tetap fokus menjalani pertandingan satu per satu.

"Saya sendiri mau fokusnya satu-satu dulu saja. Dari kemarin kan kualifikasi terus sekarang babak pertama, Puji Tuhan bisa terus melaju sampai babak kedua jadi coba fokus ke diri sendiri," tuturnya.

Baca Juga: Persijap Kehilangan Dua Pemain Pilarnya, Mario Lemos Tetap Gaspol Hadapi PSIM Yogyakarta

Sayangnya keberhasil Ginting belum bisa diikuti juniornya Moh. Zaki Ubaidillah.

Ia harus menyerah lebih awal setelah kandas di tangan unggulan pertama asal Tiongkok, Li Shi Feng. Dalam pertandingan yang berlangsung ketat, Zaki menyerah melalui rubber game dengan skor 22-24, 21-16, 16-21.

Zaki mengaku bersyukur dapat menyelesaikan pertandingan tanpa mengalami cedera meski harus bermain dalam tempo tinggi.

Ia mengaku sempat mengontrol jalannya pertandingan pada gim pertama dan bahkan sempat unggul. Namun beberapa kesalahan pengembalian membuat momentum berbalik ke tangan lawan.

Baca Juga: Alex Lowes Catat Performa Gemilang di Tes Portimao, Optimis Bimota Bisa Bersaing

"Di gim pertama sudah sempat mengontrol dan sudah sempat unggul. Tapi dari situ ada beberapa saya salah pengembalian akhirnya kondisinya berbalik," ujarnya.

Menurut Zaki, Li Shi Feng tampil lebih siap terutama pada poin-poin krusial menjelang akhir pertandingan.

"Li Shi Feng tadi lebih siap dan lebih tahan di poin-poin akhir. Ini jadi pelajaran dan evaluasi buat saya untuk bisa lebih tahan dan lebih fokus pikirannya menjelang match selesai," tambahnya.

Ia mengaku sempat mengalami gangguan fisik pada bagian betis dan paha yang hampir mengalami kram sehingga mempengaruhi pergerakannya di lapangan.

Baca Juga: Sensasi Positif Miguel Oliveira pada Motor BMW M 1000 RR Jadi Modal Kuat Mengarungi WorldSBK 2026

Pada babak kedua nanti, Ginting akan menghadapi pemain muda China Wang Zheng Xing.

Ginting harus hati-hati mengingat di babak pertama Wang sukses menyingkirkan unggulan kedua, Chou Tien Chen dari Taipei dengan skor akhir 14-21, 21-16, 21-10.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X