Target Ambisius PBSI: Thomas Bidik Final, Uber Tembus Semifinal di 2026

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Rabu, 15 April 2026 | 22:12 WIB
Para pemain Tim Thomas Uber Cup 2026 bersama pelatih, dan ofisial tim, berfoto bersama Ketua Umum PBSI Fadil Imran, beserta jajarannya di acara pelepasan di Pelatnas PBSI Cipayung, Rabu, 15 April 2026 (PBSI)
Para pemain Tim Thomas Uber Cup 2026 bersama pelatih, dan ofisial tim, berfoto bersama Ketua Umum PBSI Fadil Imran, beserta jajarannya di acara pelepasan di Pelatnas PBSI Cipayung, Rabu, 15 April 2026 (PBSI)

SportlinkNews - PBSI memasang target ambisius untuk tim bulu tangkis Indonesia pada ajang Thomas dan Uber Cup 2026 di Horsens, Denmark.

Pasukan bulu tangkis Merah Putih diharapkan mampu bersaing hingga fase akhir, dengan fokus utama pada sektor putra yang dibidik menembus final.

Ketua PBSI, Fadil Imran, memastikan persiapan tim dilakukan secara matang, termasuk program aklimatisasi melalui training camp selama empat hari setibanya di Denmark.

Baca Juga: Tampil Tanpa Tekanan, Sporting Lisbon Bidik Kemenangan di Kandang Arsenal

Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat adaptasi pemain terhadap kondisi lapangan dan lingkungan pertandingan.

"Adaptasi menjadi kunci awal. Kami ingin pemain bisa langsung siap ketika pertandingan dimulai," tuturnya dalam pelepasan tim di Pelatnas PBSI, Cipayung, Rabu, 15 April 2026.

Di sektor Thomas, Indonesia tergabung di Grup D bersama Prancis, Thailand, dan Aljazair. Meski di atas kertas persaingan cukup ketat, PBSI tetap percaya diri dengan kekuatan tim yang dinilai merata di semua sektor.

Baca Juga: NOC Indonesia Hadirkan Game Changer Award di RAT 2026

Fadil menilai Prancis dan Thailand menjadi pesaing utama di fase grup. Namun, dengan komposisi pemain yang solid, peluang untuk melangkah jauh tetap terbuka.

"Target kami jelas, ingin ke final. Tapi tentu harus melewati fase grup terlebih dahulu," katanya.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Umum I PBSI, Taufik Hidayat, yang menekankan pentingnya keseimbangan kekuatan tim Indonesia saat ini.

Baca Juga: Debut Lance Stroll di Balap GT di Paul Ricard Tidak Berlangsung Mulus

Menurutnya, kedalaman skuad di sektor tunggal maupun ganda menjadi modal penting untuk bersaing di level tertinggi. Namun, ia mengingatkan bahwa faktor mental dalam pertandingan beregu akan menjadi penentu.

"Komposisi tim kita lengkap, tapi yang paling penting adalah bagaimana mental pemain saat tampil sebagai tim," ujar Taufik. Ia pun berharap Indonesia mampu mengulang sukses pada edisi 2021, saat meraih gelar juara.

Sementara itu, di sektor Uber, PBSI menargetkan langkah hingga semifinal. Tim putri Indonesia akan menghadapi tantangan di fase grup dengan bertemu Kanada, Australia, dan Taiwan.

Baca Juga: Survei April 2026: Kemenpora Masuk Lima Besar Kinerja Terbaik

PBSI menilai kemenangan atas Kanada dan Australia menjadi kunci untuk membuka jalan ke babak gugur. Selain kualitas permainan, kekompakan tim disebut sebagai faktor krusial dalam kejuaraan beregu.

"Atmosfer beregu berbeda dengan individu. Kebersamaan dan kekompakan bisa menjadi kekuatan tambahan bagi tim," pungkas Fadil.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pesan Jojo untuk Atlet Muda: Jangan Takut Kalah

Sabtu, 6 Juni 2026 | 20:46 WIB
X