SportlinkNews - Pasangan Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine mengawali kiprah perdananya tampil di Kejuaraan Dunia BWF 2026 dengan hasil memuaskan.
Mereka menundukkan wakil Skotlandia, Julie Macpherson/Ciara Torrance, dua gim langsung 21-12, 21-18 pada babak 64 besar di New Delhi, India, Senin, 17 Agustus 2026.
Tampil untuk pertama kalinya di Kejuaraan Dunia, Isyana/Rinjani mengaku sempat merasakan ketegangan dan gugup. Namun, keduanya berusaha menikmati pertandingan dan suasana turnamen agar dapat tampil maksimal.
Baca Juga: Dua Alasan Mengapa Delap Tolak Bergabung dengan Como Meski Ada Daya Tarik Liga Champions
"Rasanya senang bisa debut di Kejuaraan Dunia, tapi ada sedikit rasa tegang, gugup. Kami berusaha untuk menikmati permainan, menikmati suasana yang ada di sini buat tampil yang terbaik," ungkap Isyana.
Sejak gim pertama, Isyana/Rinjani langsung tampil agresif. Mereka menerapkan permainan cepat dengan minim lob untuk menekan pasangan Skotlandia, terutama melalui permainan di depan net.
Strategi tersebut berjalan efektif. Isyana/Rinjani mampu mengambil kendali permainan sejak awal dan menutup gim pertama dengan keunggulan 21-12.
Baca Juga: Barcelona Sepakati Transfer Rodri, Man City Didesak Datangkan Pemain Baru
Memasuki gim kedua, situasi pertandingan sempat berubah. Kondisi angin membuat Isyana/Rinjani sedikit kesulitan membaca arah pergerakan shuttlecock. Akibatnya, mereka kehilangan sejumlah poin dan Macpherson/Torrance mulai memberikan tekanan.
"Di gim pertama enak start-nya, sudah langsung in juga. Dengan kondisi kalah angin, kami malah lebih nyaman mainnya," tutur Rinjani.
Meski sempat kehilangan momentum, Isyana/Rinjani tidak membiarkan pertandingan berlanjut ke gim penentuan. Mereka berusaha menguatkan mental saat memasuki poin-poin akhir dan tampil lebih berani hingga akhirnya mengunci kemenangan 21-18.
Baca Juga: Pertandingan Sepak Bola Berubah Menjadi Pembantaian; Pemain Menendang dan Memukul Lawan
"Di gim kedua kami terlalu lambat adaptasi, agak bingung dengan pergerakan shuttlecock jadi banyak kehilangan poin. Kami coba menguatkan mental di poin-poin akhir itu untuk memaksa untuk mengambil kemenangan, coba lebih yakin lagi," tuturnya.
Kemenangan tersebut membawa Isyana/Rinjani melangkah ke babak berikutnya.
Namun, tantangan yang lebih berat sudah menanti karena mereka akan menghadapi sesama wakil Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum yang langsung bermain di babak 32 besar, usai mendapatkan bye di babak pertama.
Baca Juga: Lolos Semifinal, Timo Soroti Ketenangan Garuda Pertiwi di Awal Laga
Pertemuan nanti menjadi kesempatan bagus bagi Isyana/Rinjani untuk menguji kembali kemampuan mereka setelah sebelumnya kalah dua gim langsung dari Rachel/Febi pada Indonesia Open.
"Di babak selanjutnya akan bertemu senior kami, Rachel/Febi. Pastinya kami mau coba yang terbaik dan enggak mau kalah," tukas Rinjani.
Ia berharap pengalaman dari kekalahan sebelumnya dapat menjadi modal untuk tampil lebih percaya diri pada pertemuan kali ini.
Baca Juga: Arsenal 3 Man City 0: Community Shield Tamparan Awal Bagi Manajer Baru Enzo Maresca
"Kami mau tes lagi kemampuan kami setelah kalah straight game di Indonesia Open lalu. Semoga kami bisa balas dan menang," ujarnya.
Artikel Terkait
10 Gelar Ganda Putra, Indonesia Masih Perkasa di Kejuaraan Dunia BWF
Putri dan Alwi Siap Buka Perjuangan di Kejuaraan Dunia 2026
Putri KW Awali Kejuaraan Dunia 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan
Persiapan Matang Jadi Kunci, Alwi Farhan Melaju ke 32 Besar Kejuaraan Dunia
Alwi Farhan: Kejuaraan Dunia adalah Ajang Sakral, Saya Ingin Memantaskan Diri