Jonatan Bangkit, Alwi Meyakinkan: Dua Tunggal Putra Indonesia ke 16 Besar

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:54 WIB
Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie berlaga di pertandingan pertama Kejuaraan Asia 2026. Jonatan melangkah ke 16 besar, Rabu, 19 Agustus.
Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie berlaga di pertandingan pertama Kejuaraan Asia 2026. Jonatan melangkah ke 16 besar, Rabu, 19 Agustus.

SportlinkNews - Dua tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie dan Alwi Farhan, sama-sama memastikan tiket ke babak 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026.

Keduanya meraih kemenangan dengan cara berbeda pada babak 32 besar di Indira Gandhi Arena, New Delhi, India, Rabu, 19 Agustus.

Jonatan harus bekerja keras melalui pertarungan tiga gim sebelum menundukkan wakil Singapura, Jia Heng Jason Teh, dengan skor 19-21, 21-19, 21-11.

Baca Juga: Netflix Garap Film Bertema MotoGP, Gandeng Penulis Naskah Fast and Furious

Sementara Alwi tampil lebih meyakinkan dengan mengalahkan wakil Finlandia, Joakim Oldorff, dua gim langsung 21-12, 21-9.

Jonatan menjadi wakil Indonesia pertama yang memastikan langkah ke babak 16 besar. Unggulan ketiga tersebut mengakui terlalu tegang pada gim pembuka sehingga strategi yang telah disiapkan tidak berjalan maksimal.

Tekanan membuatnya beberapa kali ragu menjalankan pola yang telah dipersiapkan. Meski perlahan menemukan ritme dan mulai mendekati perolehan angka lawan, Jonatan gagal memaksimalkan momentum di penghujung gim sehingga harus menyerah 19-21.

Baca Juga: Mengenal David Alonso, Pembalap Baru Honda yang Bakal Jadi Bintang Besar

"Tadi mainnya masih terlalu tegang, agak panik dan tidak percaya buat menggunakan strategi. Pola yang sudah disiapkan jadi serba ragu sampai pertengahan gim pertama," ujarnya.

Situasi berbalik pada gim kedua. Jonatan tampil lebih agresif dan berhasil menciptakan jarak lebar hingga mencapai match point 20-14. Namun, kemenangan yang sudah berada di depan mata nyaris kembali lepas setelah Jia Heng melakukan perubahan permainan.

Pemain Singapura tersebut terus mengejar dan membuat Jonatan berada dalam situasi yang tidak nyaman. Jonatan mengakui perubahan pola lawan sempat membuatnya panik sebelum akhirnya mampu mengamankan gim kedua 21-19.

Baca Juga: Dapat Kesempatan Kedua di MU, Rashford Diprediksi Rooney Pecahkan Rekor Gol

"Di gim kedua, sudah unggul 20-14 dan saya merasa lawan akan melepas dan bersiap fokus ke gim ketiga. Tapi ternyata dia masih berusaha dengan mengganti pola permainan," kata peraih medali emas Asian Games 2018 itu.

"Itu membuat dia dapat banyak poin dan saya lumayan panik, beruntung bisa menyelesaikan," tambahnya.

Gim ketiga menjadi panggung kebangkitan Jonatan. Setelah melewati dua gim yang menguras konsentrasi, ia tampil lebih stabil dan tidak lagi memberikan banyak ruang kepada Jia Heng. Pergerakannya semakin terukur, sementara pola permainan lawan mulai dapat diantisipasi.

Baca Juga: Pertahankan Dominasi LaLiga, Rodri Targetkan Semua Gelar Juara untuk Barcelona

Jonatan pun melaju tanpa hambatan berarti dan menyudahi gim penentuan dengan skor 21-11.

Tantangan berikutnya datang dari Denmark. Jonatan akan berhadapan dengan Rasmus Gemke yang sebelumnya menyingkirkan unggulan ke-12 asal Taiwan, Lin Chun-Yi, dalam pertandingan tiga gim 13-21, 21-17, 21-11.

Secara statistik, Jonatan berada di atas angin. Dari tujuh pertemuan, ia mencatat enam kemenangan atas Gemke. Meski demikian, rekam jejak tersebut tidak menjadi jaminan karena duel terakhir mereka sudah berlangsung sejak Kumamoto Masters 2024.

Baca Juga: Aqil Savik Jadikan Ajang Pramusim Modal Evaluasi

Bagi Jonatan, pengalaman dari pertandingan sebelumnya tetap penting, tetapi tidak bisa dijadikan ukuran mutlak untuk laga berikutnya. Setiap pertandingan memiliki situasi dan tantangan yang berbeda.

"Tidak hanya di Kejuaraan Dunia, tapi di setiap turnamen, setiap pertandingan selalu dijadikan pelajaran karena pasti ada yang didapat. Agak susahnya hal ini bukan mutlak matematika. Ketika yang dipelajari kemarin, bisa berbeda di hari ini atau pertandingan berikutnya," ucapnya.

Di sisi lain, Alwi Farhan melewati babak 32 besar dengan cerita yang jauh berbeda. Tunggal putra berusia 21 tahun tersebut tidak perlu menguras tenaga hingga gim penentuan setelah tampil dominan menghadapi Joakim Oldorff.

Baca Juga: Rekam Jejak Jean Mangabeira, Gelandang Serbabisa Anyar Dewa United

Alwi langsung mengambil kendali permainan dan tidak memberikan kesempatan kepada wakil Finlandia tersebut untuk mengembangkan permainannya. Dua gim pun berhasil diamankan dengan skor 21-12, 21-9.

Perbedaan karakter permainan menjadi salah satu hal yang harus diperhitungkan Alwi ketika menghadapi pemain Eropa. Ia menyebut pola permainan Oldorff cukup berbeda dibandingkan pemain Asia, tetapi persiapan yang dilakukan sebelumnya membuatnya mampu beradaptasi.

"Melawan pemain dari Eropa, polanya sedikit berbeda daripada pemain Asia yang seperti biasa. Cukup tricky, tapi saya sudah mempersiapkan karena kemarin ada waktu istirahat sehari," tuturnya.

Baca Juga: Harry Maguire Tegaskan Ambisi Juara Manchester United

"Jadi, badan bisa recovery dengan baik. Alhamdulillah bisa mengatasi semuanya dan bersiap maksimal untuk besok yang akan lebih ketat," lanjut Alwi.

Kemenangan dua gim langsung itu juga tidak membuat Alwi menganggap perjalanan di Kejuaraan Dunia menjadi lebih ringan. Baginya, tidak ada pertandingan yang dapat disebut mudah dalam turnamen sebesar Kejuaraan Dunia.

"Tidak ada yang gampang main di Kejuaraan Dunia, apalagi semua orang ingin mencapai hasil yang terbaik. Saya pun melakukan yang terbaik, lalu saya serahkan hasilnya kepada Tuhan," katanya.

Baca Juga: PSIM Jogja Terus Geber Persiapan Menuju Super League 2026/27

Pada babak berikutnya Alwi akan menghadapi jagoan India, Ayush Shetty. Shetty melangkah usai menaklukan pemain Srilanka, Dumindu Abeywickrama dua gim langsung. 

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jonatan Susul Alwi ke 32 Besar Kejuaraan Dunia 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:27 WIB
X