bulutangkis

Tur Eropa: Super 300 Wajib Juara, All England Jadi Panggung Pembuktian Ganda Putra Indonesia

Rabu, 18 Februari 2026 | 23:12 WIB
Pelatih Ganda Putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho. (PBSI)

SportlinkNews - Pelatih ganda putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho, memasang target realistis namun tetap ambisius dalam tur Eropa awal musim ini.

Selain membidik gelar di level Super 300, Swiss Open dan Orleans Masters, ia juga menaruh harapan besar pada performa anak asuhnya di panggung prestisius All England 2026.

Meski tak ingin terjebak pada ambisi berlebihan, Antonius menekankan pentingnya kesiapan teknis dan fisik di tengah jadwal padat.

Baca Juga: Bawa Misi Sulit di Sentul, Bandung bjb Tandamata Pantang Kibarkan Bendera Putih

Ia menyadari, sektor ganda putra dunia saat ini dihuni banyak pasangan kuat sehingga tak ada jaminan kemenangan, sekalipun unggulan.

"Kalau yang 300 tentu targetnya harus juara. Semua pemain pasti ingin juara. Tapi kita juga tahu persaingan ganda putra sangat ketat, jadi yang paling penting persiapan harus maksimal dan siap tanding," ungkapnya awal pekan ini di pelatnas PBSI.

Sementara itu, untuk All England, perhatian khusus diarahkan kepada pasangan Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri.

Baca Juga: Liga Champions Inter Milan vs Bodo/Glimt, Cristian Chivu: Mereka Ambisius dan akan Menekan Kami

Antonius menilai keduanya memiliki waktu persiapan yang lebih ideal dibanding beberapa pasangan lain yang harus melalui rangkaian turnamen sejak awal tahun.

"Persiapan mereka bagus karena punya waktu beberapa bulan untuk fokus ke All England. Itu tentu lebih menguntungkan," katanya.

Berbeda dengan pasangan muda seperti Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin yang baru kembali dari turnamen di Thailand dan hanya memiliki waktu singkat sebelum bertolak ke Eropa. Meski demikian, mereka tetap dibebani target bersaing di level 300.

Baca Juga: Cara Mudah Tetap Bugar Selama Menjalani Ibadah Puasa Ramadan

Pasangan lain seperti Bagas Maulana /Leo Rolly Carnando serta Rahmat Hidayat/Muhammad Rian Ardianto juga masuk dalam proyeksi perburuan gelar di turnamen Super 300.

Antonius menegaskan, minimal harus ada satu gelar dari rangkaian turnamen level 300 tersebut. Keberhasilan sebelumnya di Thailand menjadi tolok ukur bahwa target juara bukan sesuatu yang mustahil.

"Yang penting kita maksimal dulu (di All England). Soal hasil, kita lihat di lapangan. Tapi untuk level 300, harus ada gelar," tegasnya.

Tags

Terkini